Transformasi Digital UMKM Rengginang: Model Pendampingan Holistik Berbasis Participatory Action Research
Main Article Content
Abstract
UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Indonesia melalui kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan, dan penguatan ekonomi lokal. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pemasaran digital menawarkan peluang signifikan bagi UMKM untuk meningkatkan jangkauan pasar dan keuntungan usaha. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM, khususnya yang berbasis produk tradisional, masih menghadapi keterbatasan literasi digital, ketergantungan pada pola pemasaran konvensional, serta minimnya pendampingan yang berkelanjutan. Selain itu, belum banyak model intervensi yang secara efektif mengintegrasikan pembelajaran praktis dengan penguatan komunitas sebagai strategi transformasi digital UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mentransformasi UMKM rengginang di Desa Sindangkempeng melalui pengujian efektivitas model pendampingan holistik berbasis Participatory Action Research (PAR). Pendekatan PAR dipilih karena menempatkan pelaku UMKM sebagai subjek aktif dalam proses perubahan, bukan sekadar penerima program. Intervensi dilakukan selama tiga bulan dengan pendekatan hybrid, terdiri atas 70% kegiatan luring dan 30% kegiatan daring, yang melibatkan sepuluh pelaku UMKM. Program pendampingan mencakup pelatihan pemasaran digital, praktik langsung penggunaan platform digital, serta pembentukan komunitas belajar UMKM. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendampingan PAR yang holistik dan partisipatif mampu mempercepat proses transformasi digital UMKM tradisional, khususnya dalam peningkatan pemanfaatan media digital dan kepercayaan diri pelaku usaha. Keberhasilan program sangat ditentukan oleh pendekatan learning by doing dan terbentuknya komunitas mandiri yang mendukung keberlanjutan pasca-intervensi. Temuan ini berkontribusi secara praktis dalam pengembangan model pemberdayaan UMKM yang adaptif dan berkelanjutan, serta memberikan implikasi kebijakan bagi penguatan kolaborasi dalam transformasi digital UMKM.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
I hereby assign and transfer to Abdi Dharma all exclusive copyright ownership rights to the above work. This includes, but is not limited to, the right to publish, republish, downgrade, distribute, transmit, sell, or use the work and other related materials worldwide, in whole, or in part, in all languages, in electronic, printed, or any other form of media, now known or hereafter developed and reserves the right to permit or license a third party to do any of the above. I understand that this exclusive right will belong to Abdi Dharma from the date the article is accepted for publication. I also understand that Abdi Dharma, as the copyright owner, has sole authority to license and permit reproduction of the article. I understand that, except for copyright, any other proprietary rights associated with the work (e.g. patents or other rights to any process or procedure) must be retained by the author. In addition, I understand that Abdi Dharma permits authors to use their papers in any way permitted by the applied Creative Commons license.
References
Alam, S., Ramadhani, W. P., & Patmaniar, P. (2023). Transformasi Digital UMKM Di Indonesia Selama Pandemi. Journal Social Society, 3(2), 140–156.
Firdaus, A., & Hernawati, E. (2021). Strategi Pemberdayaan UMKM Melalui Literasi Digital di Era New Normal. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Terapan, 4(2), 89–102.
Hadi, D. F., & Zakiah, K. (2021). Strategi digital marketing bagi UMKM (usaha mikro kecil menengah) untuk bersaing di era pandemi. Competitive, 16(1), 32–41.
Hapsari, D. P., & Nugroho, A. (2022). Faktor penentu minat penggunaan QRIS pada UMKM sektor ritel. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Digital, 4(2), 101–113.
Hidayat, R., & Malik, A. (2023). The Role of Online Reviews and Social Proof in Increasing Consumer Trust and Purchase Decisions for MSME Products. Journal of Small Business Strategy, 33(1), 78–92.
Julianto, P., Sari, M., & Wijaya, T. (2023). Enhancing Digital Literacy for Rural MSMEs: A Learning-by-Doing Approach. International Journal of Education and Development Using ICT, 19(1), 112–125.
Kemenkop, U. K. M. (2022). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Usaha Besar Tahun 2021–2022. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The Action Research Planner: Doing Critical Participatory Action Research. Springer.
Kusumawardani, K. A., Saputra, P. M., & Harsono, M. (2023). Content Quality and Customer Engagement: An Analysis of Instagram Marketing for Small Businesses. Journal of Marketing Communications, 29(4), 345–362.
Kusumawati, I., Wardani, S., & Nugroho, T. (2023). The Synergy of Holistic Assistance and Local Wisdom in MSMEs Digital TransformationCase Study of Traditional Food Sector. International Journal of Community Development and Social Change, 15(4), 512–530.
Nugroho, A. D., Prasetyo, I., & Sari, D. K. (2023). Digitalisasi UMKM di Masa Pandemi: Tantangan dan Peluang Pasca Pandemi. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 19(1), 45–60.
Prasetyo, A., & Widodo, B. (2020). Mengukur Dampak Ekonomi Transformasi Digital pada UMKM: Studi Kasus Sektor Makanan dan Minuman. Penerbit Gagas Media.
Prasetyo, B., Santoso, D. B., & Jannah, L. M. (2022). Pelatihan Digital Marketing sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas UMKM di Kabupaten Sleman. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 23–34.
Qomar, M. N., Karsono, L. D. P., Aniqoh, F. Z., Aini, C. N., & Anjani, Y. (2022). Peningkatan Kualitas UMKM Berbasis Digital dengan Metode Participatory Action Research (PAR. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 74–81.
Rachmawati, R., Dewi, S. K., & Fauzi, A. (2022). Cultural Branding and Storytelling: Building Brand Equity for Local Food Products in the Digital Era. Asian Journal of Business Research, 12(2), 55–70.
Sufaidah, S., Aris Widya, M. A., Anandita, S. R., Masyhari, M. F., Ubaidillah, U., Danan Joyo, S. S., & Syafi’udin, A. (2025). Implementasi Participatory Action Research dalam Pemberdayaan UMKM Desa Plemahan melalui Digital Marketing. Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 113–117.
Suryana, E., Gunawan, I., & Lestari, P. (2023). Sustaining MSME Development: The Role of Community Support and Continuous Learning. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies, 15(1), 134–152.
Susanto, A., Putra, I. W., & Febriani, R. (2022). Overcoming the Digital Skill Gap: A Participatory Action Research with Traditional Craftsmen MSMEs. Community Development Journal, 57(3), 456–475.
Wahyuni, S., & Nugroho, Y. (2021). Dampak inovasi operasional digital terhadap kinerja UMKM. Jurnal Manajemen Operasional, 5(2), 70–81.
Wijaya, T. (2020). Transformation of Traditional Marketing into Digital Marketing for SMEs. International Journal of Social Science and Business, 4(3), 373–380.
Wulandari, R. (2022). Strategi Digital Storytelling dan Cultural Branding untuk Peningkatan Daya Saing Produk Makanan Lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi Pembangunan, 20(2), 110–125.
Abstract views: 180
/
PDF downloads: 89