USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK ORNAMEN DINDING MARMER TIPE PROFIL 15 CM DENGAN METODE SIX SIGMA (DMAIC) PADA CV. JASA MULIA
Keywords:
Quality Control, Six Sigma, DMAIC, DPMO, kaizenAbstract
Meningkatnya penawaran kerajinan ornamen dinding oleh konsumen telah mendorong produsen dalam bidang kerajinan ornamen dinding untuk memperhatikan masalah kualitas produknya. Salah satu cara untuk pengendalian kualitas yaitu dengan menggunakan metode Six Sigma. Six Sigma merupakan metode perbaikan kualitas secara menyeluruh yang berfokus pada Langkah define, measure, analyze, improve dan control. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Oktober 2022 dan bulan Februari – Maret 2023 pada produksi ornamen dinding marmer tipe profil 15 cm pada CV. Jasa Mulia. Hasil penelitian menunjukan lebih dari 80% penyebab kecacatan adalah cacat retak dan tergores. Penyebab-penyebab dari kecacatan berdasarkan analisis diagram fishbone yang paling dominan adalah, kurang kesadaran tentang menjaga kualitas yang disebabkan kurangnya pelatihan kerja dan informasi, pisau potong tumpul yang disebabkan pengecekan dan penggantian pisau potong secara tidak konsisten, tidak ada standar spesifikasi material, dan melewatkan tahap pemeriksaan yang disebabkan tidak adanya SOP. Solusi yang diberikan untuk permasalahan yang terjadi yaitu konsisten menerapkan usulan perbaikan Five M Checklist dan Five Step Plan. Berdasarkan tabel scorecard nilai sigma sebelum perbaikan pada bulan September 2022 adalah 4,00 sigma dan mengalami peningkatan setelah dilakukannya perbaikan pada bulan Ferbruari dan Maret 2023 yaitu senilai senilai 4,20 dan 4,17 sigma.