Analisis Penerapan Isak 335 Dalam Penerapan Laporan Keuangan Yayasan Dikabupaten Tanah Datar
DOI:
https://doi.org/10.31253/aktek.v18i1.4705Keywords:
Yayasan, Akuntansi Nirlaba, ISAK 335, Akuntantabilitas dan TransparansiAbstract
Perkembangan Yayasan saat ini masih berfokus pada bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan, sehingga penting untuk memiliki pengelolaan keuangan yang jelas dan bertanggung jawab agar dapat mempertahankan kepercayaan dari masyarakat dan donatur. Perkembangan pengeklolaan yayasan masih pencatatan keuangan dengan cara yang sederhana dan belum mengikuti standar akuntansi yang berlaku hal ini dikarenakan sumber daya yang dimiliki belum menguasai sepenuhnya dasar akuntansi terutama pencatatan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Mutiara Hati Annisa, Yayasan Rahmah Jannatul Wahab, dan Yayasan Pendidikan Al Faizin yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari pengelola yayasan yang terlibat dalam pencatatan dan penyusunan laporan kgan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sistem pencatatan keuangan yang diterapkan masih berupa catatan manual untuk penerimaan dan pengeluaran kas serta menggunakan aplikasi sederhana berupa Microsoft Excel, dan belum sepenuhnya menyusun laporan keuangan sesuai dengan ISAK 335. Situasi ini terjadi karena minimnya pelatihan, dan terbatasnya sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan yayasan. Meskipun demikian, yayasan terus berusaha melaksanakan kegiatan sosial dan pendidikan dengan memanfaatkan dana dari masyarakat dan donatur secara optimal. Oleh karena itu, penerapan ISAK 335 dianggap penting untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan. transparansi, dan akuntabilitas yayasan yang pada gilirannya dapat menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana organisasi nonlaba.




