Global Accounting https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga <p><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220207181845832"><strong>EISSN. 2828-0822<br /></strong><br /><strong>Global Accounting : Jurnal Akuntansi</strong></a></p> <p>Global Accounting <span class="HwtZe" lang="id"><span class="jCAhz ChMk0b"><span class="ryNqvb">Fokus pada pengembangan ilmu ekonomi khususnya Keuangan dan Akuntansi, baik kajian ilmiah maupun praktis, sehingga diharapkan dapat menjadi media ilmiah bagi terciptanya keterpaduan antara kajian teoritis dan kajian praktis bagi pengembangan ilmu ekonomi dalam berbagai aspek sosial.</span></span></span><br />Diharapkan dengan adanya jurnal ini akan menambah khasanah pengetahuan dan tukar informasi ilmiah, khususnya karya ilmiah dan penelitian yang akan bermanfaat sebagai referensi untuk kemajuan Negeri bersama.</p> Fakultas Bisnis en-US Global Accounting 2828-0822 Pengaruh Loan to Desposit Ratio (LDR), Return on Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pertumbuhan Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4462 <p>Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh <em>Loan to Deposit Ratio</em> (LDR), <em>Return on Asset</em> (ROA), <em>Net Profit Margin</em> (NPM), serta ukuran skala perusahaan terhadap dinamika Pertumbuhan Laba. Objek kajian dipusatkan pada perusahaan perbankan yang tergolong dalam subsektor perbankan dan terdaftar dalam BEI dalam kurun waktu 2020 sampai 2024. Riset ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder berupa publikasi laporan keuangan bank-bank dalam periode 2020 hingga 2024. Teknik perolehan sampel yakni <em>purposive sampling</em>, dengan didapat sebanyak 55 sampel penelitian. Penelitian ini memanfaatkan beberapa metode meliputi penyajian Statistik Deskriptif, pengujian Asumsi Klasik, penerapan Regresi Linier Berganda, evaluasi Koefisien Determinasi (R²), juga pengujian hipotesis. Seluruh pengolahan data dengan SPSS versi 27. Hasil analisis mengindikasikan bahwa secara parsial, <em>Loan to Deposit Ratio</em> dan <em>Return on Asset</em> tidak memberikan pengaruh yang berarti, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,650 dan 0,220 yang berada di atas nilai 0,05. Sebaliknya, <em>Net Profit Margin</em> memiliki pengaruh positif yang signifikan, tercermin dari nilai signifikansi 0,013 di bawah 0,05. Di sisi lain, Ukuran perusahaan tidak membuktikan berpengaruh signifikan, dengan perolehan 0,100. Namun, saat diuji dengan simultan, empat variabel bebas itu memperlihatkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,003.</p> Novaldo Andrean Henry Gunawan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Perencanaan Pajak, Kepemilikan Institusional, Beban Pajak Tangguhan Dan Profitabilitas Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Kesehatan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021 – 2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4503 <p>Riset ini dilakukan guna menganalisis dampak perencanaan pajak, kepemilikan institusional, beban pajak tangguhan dan profitabilitas atas praktik manajemen laba pada 11 perusahaan sektor kesehatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2021 – 2024. Riset ini mengadopsi metode kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan antar variabel yang diteliti. Sampel terpilih dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 44 data observasi yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Dalam penelitian ini, hasil uji menunjukkan bahwa kepemilikan institusional (sig. 0.000) dan profitabilitas (sig. 0.050) berperan signifikan dalam praktik manajemen laba. Sebaliknya, perencanaan pajak (sig. 0.685) dan beban pajak tangguhan (sig. 0.331) terbukti tidak memiliki pengaruh nyata. Secara kolektif, keempat variabel independen tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap praktik manajemen laba dengan nilai signifikansi 0.000.</p> Elsa Milinda Tiara Etty Herijawati Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Financial Distress, Capital Intensity, Good Corporate Governance, Dan Likuiditas Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Industrial Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4536 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Financial Distress, Capital Intensity, Good Corporate Governance,</em> dan Likuiditas terhadap <em>Tax Avoidance</em> pada perusahaan industrial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2024. Kelompok sampel studi terdiri dari 16 perusahaan yang diseleksi melalui metode purposive sampling dari keseluruhan 65 perusahaan sektor industri yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Data yang dimanfaatkan berupa data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan serta laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan di situs resmi Bursa Efek Indonesia. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengolahan data berupa uji statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis yang didukung oleh aplikasi IBM SPSS Statistics 27. Temuan studi mengindikasikan bahwa Kesulitan Keuangan memengaruhi Penggelapan Pajak, Intensitas Modal tidak memengaruhi Penggelapan Pajak, Tata Kelola Perusahaan yang Baik tidak memengaruhi Penggelapan Pajak, serta Likuiditas memengaruhi Penggelapan Pajak. Secara bersamaan, keempat variabel tersebut memengaruhi Penggelapan Pajak.</p> Novianti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Whistle Blowing System, Corporate Governance, Dan Audit Internal Terhadap Fraud Dengan Financial Distress Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Perusahaan Sektor Jasa Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4573 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>whistleblowing system</em>, <em>corporate governance</em>, dan audit internal terhadap <em>fraud</em> dengan <em>financial distress</em> sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor jasa perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Kecurangan (<em>fraud</em>) masih menjadi masalah serius di sektor perbankan Indonesia yang dapat mengancam stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder sehingga didapat sampel penelitian yang terdiri dari 25 perusahaan perbankan dengan total 100 observasi selama periode penelitian. Variabel <em>whistleblowing system</em> diukur menggunakan 16 indikator pedoman KNKG 2008, <em>corporate governance</em> diukur melalui jumlah komisaris independen, audit internal diukur dari jumlah anggota ahli keuangan, <em>fraud</em> menggunakan variabel <em>dummy</em>, dan <em>financial distress</em> diukur dengan <em>Altman Z-Score</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>whistleblowing system</em> berpengaruh positif terhadap<em> fraud</em>, audit internal terbukti berpengaruh negatif terhadap <em>fraud</em>, <em>financial distress</em> berpengaruh positif terhadap <em>fraud</em>. Namun, <em>corporate governance</em> tidak berpengaruh terhadap <em>fraud</em>, <em>financial distress</em> tidak terbukti memediasi pengaruh <em>whistleblowing system, corporate governance</em>, maupun audit internal terhadap <em>fraud</em>, yang menujukkan bahwa mekanisme kerja ketiga variabel tersebut bersifat langsung tanpa melalui kondisi keuangan perusahaan.</p> Margaretha yusuf Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Leverage, Capital Intensity, Inventory Intensity Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4433 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh <em>leverage, capital intensity, </em>profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak. <em>Leverage</em> dalam penelitian ini diukur menggunakan <em>debt to asset ratio</em> (DAR), <em>capital intensity </em>diukur menggunakan <em>capital intensity ratio</em> (CIR), profitabilitas diukur menggunakan <em>return on equity</em> (ROE), ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural dari <em>total asset</em> (<em>TA</em>), dan agresivitas pajak diukur menggunakan <em>effective tax rate</em> (ETR). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024, yang mana dengan teknik <em>purposive sampling</em> diperoleh 23 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diperoleh dari website resmi BEI yaitu www.idx.co.id dan juga website resmi masing-masing perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25.Hasil pengujian membuktikan bahwa: (1) <em>leverage</em> berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (2) <em>capital intensity</em> tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (3) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (4) ukuran perusahaan berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (5) <em>leverage, capital intensity, </em>profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap agresivitas pajak yang diukur menggunakan <em>effective tax rate </em>(ETR).</p> Rendi Kristian Dian Anggraeni Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Norma Subjektif, Pemahaman Pajak, Kualitas Pelayanan Perpajakan, dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa dan Alumni Fakultas Bisnis Universitas Buddhi Dharma https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4500 <p>Temuan ini ditunjukkan untuk menganalisis dampak norma subjektif, pengertian terhadap pajak, Peranan kualitas pelayanan serta sanksi perpajakan dalam membentuk tingkat ketaatan fiskal individu wajib pajak. Kepatuhan wajib pajak memegang peran penting dalam peningkatan penerimaan negara, namun berdampak kepada macam macam dari internal maupun eksternal. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan sasaran temuan ini yakni mahasiswa serta lulusan Fakultas Bisnis Universitas Buddhi Dharma dengan NPWP aktif, mengaplikasikan teknik purposive sampling dengan melibatkan sebanyak 100 partisipan sebagai responden. Data diakumulasikan melalui kuesioner online serta dikaji menggunakan regresi linear berganda memakai SPSS versi 25, Hasil temuan dikaji menggunakan dukungan validitas, reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, serta evaluasi model melalui uji-t, uji-F, dan R². untuk memastikan keandalan dan kekuatan model. Nilai temuan menunjukkan secara parsial norma subjektif tidak memiliki pengaruh secara statistik pada kepatuhan wajib pajak, sementara pemahaman pajak, kualitas layanan perpajakan, serta sanksi perpajakan berdampak pada statistik, dengan sanksi perpajakan sebagai faktor paling dominan. Secara keseluruhan, mencangkup variabel independen berdampak secara statistik pada kepatuhan wajib pajak, dengan model mampu menjelaskan 61,7% variasi kepatuhan, Sisa variasi yang ada diperlihatkan oleh hal lain yang tidak dianalisis dalam temuan ini.</p> Apyang Player Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Intellectual Capital, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Penghindaran Pajak Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4523 <p>Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris menguji pengaruh capital adequacy ratio, intellectual capital, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan, dengan penghindaran pajak berfungsi sebagai variabel mediasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Dalam penelitian ini, populasi yang diteliti mencakup 47 perusahaan, dengan sampel yang diambil sebanyak 21 yang memenuhi kriteria perusahaan menggunakan metode <em>purposive sampling</em>, dengan periode pengamatan 4 tahun pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021-2024. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode <em>partial least square structural equation modelling </em>(PLS-SEM) melalui software SmartPLS versi 4.1.1.2. Hasil uji analisis, menunjukan bahwa <em>capital adequacy ratio</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, <em>intellectual capital</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, penghindaran pajak tidak terbukti memediasi pengaruh <em>capital adequacy ratio</em> terhadap nilai perusahaan, penghindaran pajak tidak memediasi pengaruh <em>intellectual capital</em> terhadap nilai perusahaan, penghindaran pajak dan tidak memediasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan.</p> Gabriliant Mulyana Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Intensitas Modal, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Healthcare Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4549 <p>Riset ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage, </em>Intensitas Modal, dan Ukuran perusahaan terhadap Agresivitas Pajak. Perhitungan agresivitas pajak dengan memakai <em>Effective tax rate</em> (ETR) sebagai proksi dalam pengukuran. Populasi yang diterapkan dalam riset ini berjumlah 38 perusahaan sector <em>Healthcare </em>yaitu badan usaha yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Seleksi sampel dikerjakan melalui teknik purposive sampling, maka didapat 15 badan usaha yang mencukupi kriteria dengan periode observasi selama empat tahun berturut-turut, menghasilkan total 60 data penelitian. Pendekatan penelaahan yang diterapkan mencakup uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis dengan bantuan perengkat lunak SPSS versi 25. Secara parsial, hasil penelitian menunjukan bahwa Intensitas Modal menunjukkan hubungan positif yang signifikan pada Agresivitas Pajak, sementara Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em>, dan Ukuran Perusahaan tidak memiliki pengaruh kepada Agresivitas Pajak. Sementara, berdasarkan analisis melalui cara bersamaan menyatakan bahwa Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em>, Intensitas Modal, dan Ukuran Perusahaan melalui simultan memiliki pengaruh pada Agresivitas Pajak.</p> Junius Akar Berliansah Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Green Accounting, Liquidity, Good Corporate Governance, dan Dividend Policy Terhadap Firm Value Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024 Dengan Profitability Sebagai Moderating Variable https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4430 <p>Nilai Perusahaan merupakan ukuran yang mencerminkan bagaimana perusahaan di mata pasar dengan melihat nilai saham perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Green Accounting, Liquidity, Good Corporate Governance,</em> dan <em>Dividend Policy</em> terhadap <em>Firm Value</em> pada sektor energi di Indonesia pada tahun 2021-2024 dengan pengaruh <em>Profitability</em> sebagai <em>moderating variable</em>. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis data sekunder berupa laporan keuangan, laporan tahunan, dan daftar peringkat PROPER. Sampel penelitian terdiri dari 13 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 4 tahun dengan teknik pemilihan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em>, sehingga total sampel yang diperoleh 52 sampel. Penelitian menggunakan alat uji SmartPLS 3 dengan metode SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Green Accounting</em> berpengaruh negatif tidak signifikan dengan signifikansi 0,312. <em>Liquidity</em> dan <em>Dividend Policy</em> berpengaruh positif tidak signifikan dengan signifikansi 0,297 dan 0,067. <em>Good Corporate Governance</em>, dan <em>Profitability</em> berpengaruh positif dan signifikan dengan signifikansi 0,003. <em>Profitability</em> memoderasi secara positif dan tidak signifikan pengaruh <em>Green Accounting, Good Corporate Governance,</em> dan <em>Dividend Policy</em> terhadap <em>Firm Value</em> dengan signifikansi 0,435, 0,295, dan 0591. <em>Profitability</em> memoderasi secara negatif dan tidak signifikan pengaruh <em>Liquidity</em> terhadap <em>Firm Value</em> dengan signifikansi 0,418.</p> <p> </p> <table> <tbody> <tr> <td width="92"> </td> <td width="544"> </td> </tr> </tbody> </table> Lerena Peng Wi Peng Wi Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Capital Intensity, Dan Firm Size Terhadap Penghindaran Pajak Pada Sektor Consumer Non-Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4497 <p>Penelitian ini dilakukan untuk tujuan utama menganalisis dan menguji pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage, </em><em>[Capital Intensity],</em> dan <em>Firm Size</em> terhadap Penghindaran Pajak. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor <em>consumer non-cyclicals</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2021-2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan data sekunder, berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI untuk periode 2021-2024. Sampel diambil menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, menghasilkan total 156 sampel relevan untuk analisis. Untuk menganalisis data, serangkaian teknik statistik digunakan, termasuk uji statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, perhitungan koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis, semuanya diolah dengan perangkat lunak SPSS <em>v.</em> 25. Kesimpulan analisis parsial menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, <em>leverage,</em> dan [<em>capital intensity]</em> memiliki dampak signifikan terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, <em>firm size</em> tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap praktik ini. Namun, ketika diuji secara simultan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak.</p> Metta Andriani Ong Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Analisis Pengaruh Tingkat Pendapatan, Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan Dan Kewajiban Moral Terhadap Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (Studi Kasus pada Pengemudi Ojek Online Platform Gojek dan Grab di Tangerang Raya) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4520 <p><strong>Analisis Pengaruh Tingkat Pendapatan, Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan Dan Kewajiban Moral Terhadap Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor</strong></p> <p><strong>(Studi Kasus pada Pengemudi Ojek <em>Online</em> Platform Gojek dan Grab di Tangerang Raya)</strong></p> <p> </p> <p><strong><em><u>Ulan</u></em></strong></p> <p><strong><em><u>Universitas Buddhi Dharma</u></em></strong></p> <p>Email : <a href="mailto:ulanehipassiko@">ulanehipassiko@</a>gmail.com</p> <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p> </p> <p>Penelitian ini disusun untuk mengkaji serta membuktikan pengaruh beberapa faktor, yaitu tingkat pendapatan, pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, dan kewajiban moral terhadap tingkat kepatuhan dalam pembayaran PKB. Fokus dalam studi ini diarahkan pada pengemudi ojek <em>online</em> yang beroperasi melalui platform Gojek dan Grab di area Tangerang Raya yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Studi ini menggunakan lima variabel bebas, meliputi tingkat pendapatan, pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, serta kewajiban moral, dan satu variabel terikat yaitu kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan sumber datanya berupa data primer yang dikumpulkan lewat penyebaran angket (kuesioner) secara daring melalui Google Formulir<em>.</em> Subjek dalam studi ini adalah pengemudi ojek <em>online</em> Gojek dan Grab di Tangerang Raya, sedangkan objek penelitian mencakup seluruh variabel independen dan dependen yang dianalisis. Penentuan sampel dilakukan dengan metode <em>probability sampling</em>, sehingga didapat total responden sebanyak 96 orang. Data yang telah diperoleh lalu diolah dan dianalisis menggunakan SPSS 25 lewat tahapan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis yang mencakup uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji f. Temuan dari studi ini, yaitu tingkat pendapatan, pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi perpajakan memberikan dampak yang signifikan terhadap kepatuhan dalam pembayaran PKB. Hal tersebut dibuktikan oleh nilai t hitung masing-masing sebesar 2,430; 2,477; 2,897; dan 3,014 yang melampaui nilai t tabel sebesar 1,98667, serta nilai signifikansi masing-masing 0,017; 0,015; 0,005; dan 0,003 yang berada di bawah batas 0,05. Di sisi lain, kewajiban moral tidak menunjukkan dampak yang signifikan, dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 1,665 yang lebih kecil dibandingkan t tabel 1,98667 dan nilai signifikansi sebesar 0,099 yang melebihi 0,05. Secara simultan, semua variabel independen dalam studi ini berdampak signifikan terhadap kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor, sebagaimana terbukti oleh nilai F hitung yaitu 24,210 yang mana lebih tinggi dari F tabelnya 2,32 serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.</p> Ulan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Struktur Aset, Intensitas Modal, Likuiditas Dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4546 <p>Riset ini dirancang untuk mengkaji bagaimana pengaruh Struktur Aset, Intensitas Modal, Likuiditas dan Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di BEI Tahun 2020–2024. Pada penelitian ini data yang diperoleh menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dalam kurun waktu lima tahun. Sampel dalam penelitian ini diperoleh melalui penerapan metode <em>Purposive Sampling</em> sehingga menghasilkan 10 perusahaan sebagai sampel dengan total 50 observasi. Pengolahan data dalam penelitian ini memanfaatkan SPSS versi 27 mencakup uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil Uji Parsial, Struktur Aset (FAR) memiliki t hitung 2,862 dengan signifikansi 0,006 dan t tabel 2,014 (df = 45), sehingga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Intensitas Modal (CIR) memiliki t hitung -1,438 dengan signifikansi 0,157, serta Likuiditas (CR) memiliki t hitung -1,425 dengan signifikansi 0,161; keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Keputusan Investasi (PER) memiliki t hitung 5,817 dengan signifikansi 0,000 sehingga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan ( PBV). Berdasarkan Uji Simultan didapat F tabel 2,579 dan F hitung 37,001 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa Struktur Aset, Intensitas Modal, Likuiditas dan Keputusan Investasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan.</p> Siulin Moktasiani Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas, Kebijakan Dividen, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 – 2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4679 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh likuiditas, solvabilitas, aktivitas, kebijakan dividen, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 14 perusahaan sehingga diperoleh 56 data observasi. Studi ini menerapkan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program pengolahan data SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa (1) Likuiditas memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan, (2) Solvabilitas memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan, (3) Aktivitas tidak memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan, (4) Kebijakan dividen tidak memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan, dan (5) Ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan.</p> Yosua Rianto Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Cash Convertion Cycle, Dividend Payment, Investment Opportunity Set dan Net Working Capital Terhadap Cash Holding (Studi Empiris Perusahaan Sektor Barang Dan Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4469 <p>Riset ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>Cash Covertion Cycle, Dividend Payment, Investment Opportunity Set</em> dan <em>Net Working Capital</em> terhadap <em>Cash Holding</em> pada perusahaan sektor barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024. Riset dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam riset ini adalah data sekunder. Total sampel dalam riset ini sebanyak 48 sampel dari 12 perusahaan. Metode pemilihan sampel dalam Riset ini menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, tes asumsi klasik, penerapan koefisien determinasi, tes analisis regresi linear berganda, uji T, dan F. Pengujian data ini dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS (<em>Statistical Product and Service Solution</em>) versi 25. Berdasarkan hasil uji analisis pada penelitian ini secara parsial <em>Cash Covertion Cycle</em> berpengaruh tidak signifikan terhadap <em>Cash Holding </em>dengan memiliki nilai signifikan 0,149 &gt; 0,05.<em> Dividend Payment</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>Cash Holding </em>dengan memiliki nilai signifikan 0,012 &lt; 0,05.<em> Investment Opportunity Set</em> berpengaruh tidak signifikan terhadap <em>Cash Holding </em>dengan memiliki nilai signifikan 0,099 &gt; 0,05.<em> Net Working Capital</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>Cash Holding </em>dengan memiliki nilai signifikan 0,000 &lt; 0,05.Sedangkan hasil penelitian secara simultan menunjukan bahwa <em>Cash Convertion Cycle</em>, <em>Dividend Payment</em>,<em> Investment Opportunity Set</em> dan <em>Net Working Capital </em>memiliki nilai signifikan 0,001 &lt; 0,05 maka secara silmultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap <em>Cash Holding</em>.</p> Herya Okthan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Financial Distress, Ukuran Perusahaan, Dan Komite Audit Terhadap Audit Delay Dengan Opini Audit Going Concern Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Perusahaan Sektor Properti Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4517 <p>Ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan auditan menjadi isu krusial bagi emiten di pasar modal, khususnya di sektor properti dan <em>real estate</em> yang rentan terhadap tekanan finansial pascapandemi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh <em>financial distress</em>, ukuran perusahaan, dan komite audit terhadap <em>audit delay</em>, dengan opini audit <em>going concern</em> sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif asosiatif kausal diterapkan pada 53 perusahaan subsektor properti dan <em>real estate</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024, menghasilkan 212 unit observasi melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data menggunakan <em>Structural Equation Modeling–Partial Least Squares</em> (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.6. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap <em>audit delay</em>, sedangkan <em>financial distress</em> dan komite audit tidak terbukti berpengaruh langsung. <em>Financial distress</em> secara signifikan memengaruhi opini audit <em>going concern</em>, namun variabel mediasi tersebut tidak mampu membentuk jalur mediasi yang bermakna terhadap ketiga variabel independen. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan sistem pengendalian internal perusahaan dan pengawasan regulatif yang lebih ketat terhadap entitas berskala kecil merupakan langkah prioritas dalam menekan <em>audit delay</em> di sektor ini.</p> Marisa Katryna Setaritham Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Kebijakan Dividen, dan Sales Growth Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4543 <p>Fokus utama riset ini mengetahui bagaimana fluktuasi pada harga saham dipengaruhi oleh faktor profitabilitas, likuiditas, kebijakan dividen, dan <em>sales growth</em>. Studi dilakukan dengan mengamati emitmen manufaktur di subsektor makanan dan minuman yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama rentang waktu 2021–2024. Pendekatan penelitian ini yakni digunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 98. Data yang dipakai yakni data sekunder, serta teknik pengambilan sampel yaitu melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Melalui teknik tersebut, terpilih sampel 10 emitmen manufaktur di subsektor makanan dan minuman dari kriteria tertentu yang ditentukan. Dalam penelitian ini, terdapat hasil uji dengan parsial t begitu juga hasil uji dengan simultan f dimana pada uji dengan parsial t, profitabilitas berpengaruh positif (2,304 &gt; 2,03011) dan signifikan (0,027 &lt; 0,05) terhadap harga saham, likuiditas berpengaruh negatif (-4,080 &lt; 2,03011) dan signifikan (0,000 &lt; 0,05) terhadap harga saham, kebijakan dividen tidak berpengaruh (-0,338 &lt; 2,03011) dan signifikan (0,737 &gt; 0,05) terhadap harga saham, serta <em>sales growth</em> tidak berpengaruh (0,836 &lt; 2,03011) dan signifikan (0,409 &gt; 0,05) terhadap harga saham. Dari uji f, hasil f hitung sebesar 5,097 &gt; 2,641 f tabel, serta memiliki nilai Sig. sebesar 0,002 &lt; 0,05 yang mengartikan bahwa variabel profitabilitas, likuiditas, kebijakan dividen, dan <em>sales growth</em> secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan pada harga saham.</p> Bunga Kennytin Sucipto Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Ukuran KAP, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Sektor Basic Materials Subsektor Chemicals Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4605 <p>Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Profitabilitas (ROE), Solvabilitas (DAR), Ukuran KAP, Audit tenure dan ukuran perusahaan terhadap Audit Delay pada emiten sektor bahan baku subsektor kimia tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk memperoleh bukti sekunder. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling menghasilkan 76 sampel emiten. Menggunakan SPSS versi 27 serangkaian uji statistik berupa pengujian deskriptif, uji asumsi klasik, pengujian koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis dilakukan. Output studi menampilkan secara parsial audit delay tidak terdampak signifikan oleh Profitabilitas (ROE) dengan poin sig. 0,361 &gt; 0,05 dan Audit Tenure sig. 0,053 &gt; 0,05 t. Solvabilitas (DAR) dengan poin sig. 0,031 &lt; 0,05 dan Ukuran KAP sig. 0,023 &lt; 0,05 berdampak substansial secara positif terhadap Audit <em>Delay</em>. Sementara, ukuran Perusahaan melalui angka sig. 0,002 &lt; 0,05 berdampak signifikan secara negatif terhadap Audit <em>Delay</em>. Seluruh variabel ROE, DAR, ukuran KAP, audit tenure, dan ukuran perusahaan secara simultan dengan poin sig. 0,003 &lt; 0,05 berpengaruh pada audit delay.</p> Lisa Kamdiman Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Struktur Aktiva, Ukuran Perusahaan Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Struktur Modal (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4466 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana faktor-faktor seperti profitabilitas, likuiditas, struktur aktiva, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan memengaruhi struktur modal perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di BEI antara tahun 2021 dan 2024. Untuk penelitian ini, 37 perusahaan yang terdaftar di BEI dianalisis dari tahun 2021 hingga 2024. Pendekatan <em>purposive sampling</em> digunakan, di mana 16 perusahaan dipilih selama kurun waktu empat tahun tersebut, sehingga menghasilkan total 64 observasi. Data dianalisis dengan bantuan Microsoft Excel dan SPSS versi 25. Berbagai metode digunakan, termasuk statistik dasar, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis. Analisis menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki dampak kecil namun negatif terhadap struktur modal, sedangkan likuiditas dan struktur aktiva memiliki dampak negatif yang signifikan. Sebaliknya, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, dan pertumbuhan penjualan juga memiliki dampak positif yang kecil. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal suatu perusahaan dipengaruhi oleh elemen-elemen seperti profitabilitas, likuiditas, struktur aktiva, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan.</p> Safitri Dewi Aryanto Trida Trida Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Funfing Decisions, Sustainability Report, Firm Age, Dan Leverage (DER) Terhadap Financial Performance Pada Perusahaan Consumer Goods Industry Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4514 <p>Penelitian dimaksudkan menganalisis pengaruh <em>Funding decision, Sustainability Report, Firm Age</em> dan <em>Leverage</em> terhadap <em>Financial Performance</em>. penelitian bersifat kuantitatif, data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang diteliti. Sampel penelitian sektor <em>Consumer Goods</em> yang konsisten tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Pemilihan sampel dengan <em>purposive sampling</em> diperoleh sebanyak 36 perusahaan yang menjadi sampel. Data dianalisis dengan bantuan software statistik SPSS 25.0. Temuan penelitian yaitu variabel <em>Funding decision</em> berpengaruh negatif terhadap <em>Financial Performance</em>, <em>Sustainability Report</em> tidak berpengaruh terhadap <em>Financial Performance</em>. Variabel <em>Firm Age</em> berpengaruh positif terhadap <em>Financial Performance</em> dan variabel <em>Leverage</em> berpengaruh terhadap <em>Financial Performance</em>. Selain itu, <em>Funding decision, Sustainability Report, Firm Age</em> dan <em>Leverage</em> berpengaruh secara simultan terhadap <em>Financial Performance</em>.</p> Angely Dewi Setiawan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Sales Growth, Likuiditas, Capital Intensity, Dan Inventory Intensity Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Properties Dan Real Estate Yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia Periode (2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4540 <p>Pajak menjadi kontributor terbesar dalam penerimaan negara yang berperan dalam pembiayaan pembangunan nasional. Di sisi lain, perusahaan memandang pajak sebagai pengurang laba sehingga mendorong munculnya aktivitas agresivitas pajak yang merugikan negara. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji variabel independent yang terkait terhadap Agresivitas Pajak dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder, <em>purposive sampling</em> merupakan teknik yang digunakan dalam Analisa ini total terdapat 15 perusahaan sehingga didapat 60 data observasi. Dalam penelitian digunakan SPSS versi 26 melalui Analisis Statistik Deskriptif, Asumsi Klasik, dan Hipotesis. Ditemukan secara parsial dengan nilai t tabel 2.00404 yaitu, <em>Sales Growth</em> tidak berpengaruh melalui t hitung 0,999, Likuiditas dengan t hitung -3,491, dan <em>Inventory Intensity</em> melalui t hitung -3,574 berpengaruh negatif, sedangkan <em>Capital Intensity </em>melalui t hitung 3,533 berpengaruh positif. Secara simultan dengan nilai F tabel 2,54 &gt; F hitung 8,202, keempat variabel tersebut mempengaruhi variabel Agresivitas Pajak.</p> Ratana Aprilia Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Green Accounting, Leverage, Sales Growth, dan Profitability Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 – 2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4586 <p>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguji besaran pengaruh <em>green accounting</em>, <em>leverage</em>, <em>sales growth</em>, dan <em>profitability</em> terhadap <em>tax avoidance</em>. Objek penelitian difokuskan pada emiten manufaktur sub sektor <em>food and beverage</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022 – 2024. Melalui pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan, diperoleh sebanyak 105 data dari 35 perusahaan yang ditentukan menggunakan metode <em>purposive sampling</em> dan teknik analisis diolah melalui SPSS versi 31. Berdasarkan pengujian secara parsial, ditemukan bahwa <em>leverage</em>, <em>sales growth</em>, dan <em>profitability</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>tax avoidance</em> yang diperkuat oleh nilai signifikan ketiganya yang berada di bawah standar 0,05. Di sisi lain, <em>green accounting </em>tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance </em>dikarenakan nilai signifikan yang melebihi standar 0,05. Namun, hasil uji simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap <em>tax avoidance </em>dengan nilai signifikan sebesar 0,001 &lt; 0,05.</p> Vivian Ernestine Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Persistensi Laba, Arus Kas Bebas, Pertumbuhan Penjualan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4463 <p>Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen laba dipengaruhi oleh persistensi laba, arus kas bebas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan. Objek penelitian ialah perusahaan sektor teknologi yang terdapat di BEI dalam kurun waktu 2020 sampai 2024. Metode kuantitatif dimanfaatkan dengan data sekunder. Dengan metode <em>purposive sampling</em>, 6 perusahaan dipilih sebagai sampel penelitian. Terdapat total 30 sampel data yang dianalisis selama periode pengamatan 5 tahun. Dilakukan beberapa pengujian, seperti tes deskriptif, tes asumsi klasik, koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis digunakan untuk menganalisis data menggunakan SPSS versi 25. Temuan uji parsial mengindikasikan persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak memengaruhi manajemen laba secara signifikan terdapat nilai signifikansi masing-masing 0,851 dan 0,555 yang berada di atas 0,05. Sementara itu, arus kas bebas dan pertumbuhan penjualan terdapat pengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba terdapat nilai signifikansi masing-masing 0,002 dan 0,022 yang berada di bawah 0,05. Secara simultan, persistensi laba, arus kas bebas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan memberikan pengaruh signifikan terhadap manajemen laba, nilai signifikansi 0,001 &lt; 0,05.</p> Alvin Octavio Rina Sulistiyowati Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Capital Intensity, Komisaris Independen, Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Tax Avoidance Dengan Transparansi Pajak Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4504 <p>Studi ini digunakan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari Capital Intensity, Komisaris Independen, serta Corporate Social Responsibility terhadap Tax Avoidance, dengan Transparansi Pajak sebagai variabel moderasi. Variabel independen mencakup Capital Intensity, Komisaris Independen, Corporate Social Responsibility sedangkan Tax Avoidance menjadi variabel dependen. Adapun Transparansi Pajak berperan sebagai variabel moderasi. Populasi pada penelitian ini mencakup 63 perusahaan yang bergerak di sektor Pertambangan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2024. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 27 perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Analisis yang dilakukan berhasil mengidentifikasi beberapa poin penting, yaitu: (1) Capital Intensity Berpengaruh negatif terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,273 serta p-value 0,000, (2) Komisaris Independen berpengaruh negatif terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,124 dan p-value 0,040, (3) Corporate Social Responsibility tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,139 dan p-value 0,352, (4) Transparansi Pajak tidak memoderasi hubungan diantara Capital Intensity terhadap Tax Avoidance, terdapat dari original sample senilai 0,171 serta p-value 0,600, (5) Transparansi Pajak memoderasi hubungan antara Komisaris Independen terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,377 dan p-value 0,044, serta (6) Transparansi Pajak tidak mampu memoderasi hubungan antara Corporate Social Responsibility dan Tax Avoidance, terdapat dari hasil original sample senilai -0,118 dan p-value 0,580.</p> Adrian Hartanto Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan, Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan, Tarif Perpajakan, Sanksi Perpajakan, dan Sosialisasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Di KPP Pratama Tangerang Barat) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4537 <p>Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemahaman peraturan perpajakan, modernisasi sistem administrasi perpajakan, tarif perpajakan, sanksi perpajakan, dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhanWPOP. Objek studi adalah WPOP yang terdaftar di KPP Pratama Tangerang Barat. Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan teknik penentuan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em>. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 100 WPOP di KPP Pratama Tangerang Barat. Pengolahan data dilaksanakan melalui teknik regresi linier berganda dengan dukungan software SPSS edisi 25. Hasil studi menunjukkan bahwa pemahaman peraturan perpajakan, modernisasi sistem administrasi perpajakan, tarif perpajakan, dan sosialisasi perpajakan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan WPOP, sedangkan sanksi perpajakan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.</p> Yunia Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Ukuran Perusahaan, Intensitas Aset Tetap, Net Profit Margin, Dan Return On Asset Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Real Estate Dan Property Yang Terdaftar Di BEI Periode 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4575 <p>Penelitian ini dtujukan guna menguji pengaruh pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, intensitas aset tetap, <em>net profit margin</em> (NPM), serta <em>return on asset</em> (ROA) terhadap praktik penghindaran pajak yang diukur menggunakan <em>effective tax rate</em> (ETR). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya kecenderungan perusahaan untuk menekan beban pajak secara legal. Objek penelitian mencakup perusahaan sektor real estate dan properti yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia dalam kurun 2020–2024.</p> <p>Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui pemanfaatan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel dipilih mempergunakan metode <em>purposive sampling</em>, sehingga diperoleh 12 perusahaan dengan total 60 observasi. Analisis data mempergunakan regresi linier berganda yang dibantu aplikasi SPSS versi 29.</p> <p>Temuan penelitian mengindikasikan, secara parsial, pertumbuhan penjualan dan ROA tidak memengaruhi signifikan terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, ukuran perusahaan dan NPM terbukti memengaruhi signifikan, sementara intensitas aset tetap tidak memengaruhi signifikan. Secara simultan, semua variabel independen terbukti memengaruhi signifikan terhadap penghindaran pajak</p> Laura Agoestine Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Capital Intensity, Inventory Intensity, Likuiditas, Cash Flow Serta Tarif Pajak PPN Terhadap Tingkat Agresivitas Pajak Pada Perusahaan Sektor Energi dan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4446 <p>Tujuan dari riset ini adalah untuk mengevaluasi dampak dari intensitas modal, intensitas inventaris, likuiditas, aliran kas, dan tarif pajak PPN terhadap agresifitas pajak pada 89 perusahaan energi dan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan metode sampling purposive, menganalisa data dari sebelas perusahaan. Studi ini menggunakan analisis data regresi linear berganda. Ini dilakukan dengan menggunakan program pengolahan data SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa (1) Intensitas Modal memiliki pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (2) Intensitas Persediaan tidak memberikan pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (3) Likuiditas tidak memberikan pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (4) Arus Kas memiliki pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (5) Tarif Pajak PPN tidak berdampak terhadap agresivitas perpajakan.</p> Hardy Nicko Wijaya Sutandi Sutandi Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Profitability, Solvability, Liquidity, Firm Size, dan Good Corporate Governance terhadap Firm Value pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4501 <p>Riset ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Profitability</em>, <em>Solvability</em>, <em>Liquidity</em>, <em>Firm Size</em>, serta <em>Good Corporate Governance</em> terhadap <em>Firm Value</em> pada perusahaan sektor perbankan yang tercatat di BEI pada tahun 2022–2024. Metode atau pendekatan yang dilakukan menggunakan metodologi kuantitatif. Populasi dalam riset ini terdiri dari 47 perusahaan perbankan yang tercatat di BEI antara tahun 2022 dan 2024. Pengambilan sampel dengan cara <em>purposive sampling</em> digunakan dalam proses pemilihan sampel, menghasilkan 28 perusahaan sebagai sampel selama periode observasi tiga tahun, dengan total 84 data observasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan <em>software</em> IBM SPSS <em>Statistics</em> 27. Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa <em>Profitability</em> yang diukur menggunakan ROA serta <em>Good Corporate Governance</em> yang diproksikan melalui DKI berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>Firm Value</em>. Sementara itu, <em>Liquidity</em> yang diproksikan dengan LDR menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap <em>Firm Value</em>. Di sisi lain, <em>Solvability</em> yang diukur dengan CAR dan <em>Firm Size</em> yang diukur dengan <em>Size</em> tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap <em>Firm Value</em>. Secara simultan, variabel <em>Profitability</em>, <em>Solvability</em>, <em>Liquidity</em>, <em>Firm Size</em>, dan <em>Good Corporate Governance</em> telah terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap <em>Firm Value</em>.</p> Gilbert Trystan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Komisaris Independen Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Kesehatan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4534 <p>Penelitian kuantitatif ini dirancang untuk menganalisis bagaimana Manajemen Laba (variabel dependen) dipengaruhi oleh empat faktor utama: Profitabilitas, <em>Leverage</em>, Komisaris Independen, dan Ukuran Perusahaan (variabel independen). Studi ini mengambil fokus pada emiten sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 2021-2024. Melalui teknik purposive sampling terhadap populasi awal sebanyak 38 perusahaan, terpilih 16 perusahaan yang memenuhi kriteria, sehingga menghasilkan total 64 observasi data. Data sekunder yang terkumpul kemudian diuji menggunakan metode analisis regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 31. Berdasarkan analisis parsial (Uji t), variabel Profitabilitas, <em>Leverage</em>, dan Komisaris Independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap praktik Manajemen Laba. Sebaliknya, Ukuran Perusahaan tidak memperlihatkan pengaruh terhadap variabel tersebut. Analisis simultan (Uji F) secara kolektif menunjukkan Profitabilitas, <em>Leverage</em>, Komisaris Independen, dan Ukuran Perusahaan memberikan pengaruh signifikan terhadap Manajemen Laba pada objek penelitian yang digunakan.</p> Maulana Hafid Rangkudy Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Likuiditas, Leverage, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Arus Kas Operasi terhadap Kebijakan Dividen (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4550 <p>Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak antar variabel keuangan yang mencakup likuiditas, leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan arus kas operasi terhadap kebijakan dividen. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana elemen-elemen keuangan memengaruhi keputusan perusahaan dalam mendistribusikan dividen, serta menyajikan bukti empiris mengenai hubungan antar variabel.<br />Objek dalam kajian ini adalah perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat dan memenuhi syarat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2020–2024. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari situs resmi BEI berupa laporan keuangan tiap perusahaan. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS 25. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling.<br />Penelitian mengungkapkan hasil bahwa dari enam hipotesis yang diajukan,terdapat dua variabel yang dapat menentukan kebijakan dividen. Likuiditas terbukti berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen, serta seluruh variabel berpengaruh secara simultan terhadap kebijakan dividen. Dua variable lain, yakni leverage dan profitabilitas menunjukkan hasil berpengaruh signifikan. Dua variable tersisa yaitu ukuran perusahaan dan arus kas operasi justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan dividen.<br /><br /></p> Gina Khatalia Rini Novianti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Tax Avoidance Pada Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4431 <p>Penelitian ini ditujukan guna mencari pembuktian empiris pengaruh dari Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em>, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap <em>tax avoidance </em>Pada Perusahaan Sektor <em>Property </em>dan <em>Real Estate </em>yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Penelitian tergolong berjenis studi kuantitatif mempergunakan data sekunder melalui teknik <em>purposive sampling </em>dengan sampelnya sejumlah 92 perusahaan, memiliki total sampel sejumlah 18 perusahaan dan periode observasi sepanjang 4 tahun. Pengujian ini menggunakan penelitian uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji regresi linier berganda, uji t, dan uji f yang diolah mempergunakan SPSS versi 25. Temuan penelitian mengindikasikan, profitabilitas memengaruhi negatif terhadap <em>tax avoidance</em> melalui skor thitung senilai -2,434 &lt; 1,99656 ttabel, likuiditas tidak memengaruhi <em>tax avoidance</em> melalui skor thitung senilai 1,627 &lt; 1,99656 ttabel, <em>Leverage</em> berpengaruh posistif terhadap <em>tax avoidance</em> melalui skor thitung senilai 2,471 &gt; 1,99656 ttabel, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em> melalui skor thitung senilai 1,775 &lt; 1,99656 ttabel, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak memengaruhi <em>tax avoidance</em> melalui skor thitung senilai -2,140 &lt; 1,99656 ttabel. Semua variabel independennya, dari mulai Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em>, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan secara simultan memengaruhi <em>tax avoidance</em> melalui skor Fhitung 7,627 &gt; 2,35 Ftabel.</p> Emilia Harono Irwan Irwan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-27 2026-04-27 5 1 Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Pertumbuhan Aset, Dan Struktur Modal Terhadap Tax Avoidance Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empires Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Selama Periode 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4498 <p>Pajak merupakan sumber penerimaan utama negara, namun bagi perusahaan pajak sering dipandang sebagai beban yang dapat mengurangi laba sehingga mendorong praktik <em>Tax Avoidance</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, <em>leverage</em>, pertumbuhan aset, dan struktur modal terhadap <em>Tax Avoidance </em>dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling </em>(<em>PLS-SEM</em>) dengan bantuan perangkat lunak <em>Smart</em>PLS versi <em>4.0.0.9</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan pertumbuhan aset tidak berpengaruh terhadap <em>Tax Avoidance</em>, sedangkan <em>leverage </em>dan struktur modal berpengaruh terhadap <em>Tax Avoidance</em>. Selain itu, profitabilitas mampu memoderasi pengaruh ukuran perusahaan, <em>leverage</em>, dan pertumbuhan aset terhadap <em>Tax Avoidance</em>, namun tidak mampu memoderasi pengaruh struktur modal terhadap <em>Tax Avoidance</em>. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan pendanaan perusahaan dan tingkat profitabilitas berperan penting dalam mendorong praktik <em>Tax Avoidance</em>.</p> Wisnu Dharma Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-27 2026-04-27 5 1 Pengaruh Likuiditas, Struktur Modal, Pertumbuhan Perusahaan, dan Struktur Aset terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021 – 2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4521 <p>Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh likuiditas, struktur modal, pertumbuhan perusahaan, dan struktur aset terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia kurun waktu 2021 sampai 2024. <em>Current Ratio </em>(CR) digunakan sebagai indikator untuk mengukur likuiditas, Struktur modal diproksikan dengan <em>Debt to Equity Ratio </em>(DER), pertumbuhan perusahaan dihitung dari pertumbuhan total aset, dan struktur aset diproksikan dengan <em>Fixed Asset Ratio </em>(FAR). Populasi penelitian berjumlah 79 perusahaan dan sampel ditentukan menggunakan <em>purposive sampling </em>sehingga diperoleh 56 perusahaan selama empat tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS <em>Statistics </em>versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan struktur aset tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Di sisi lain, struktur modal serta pertumbuhan perusahaan terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, seluruh variabel independen memberikan pengaruh terhadap nilai perusahaan.</p> Helen Putri Denisa Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Liquidity, Profitability, Leverage, Dan Firm Size Terhadap Firm Value Pada Perusahaan Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4547 <p>Riset ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Liquidity, Profitability, Leverage, dan Firm Size terhadap Firm Value pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan populasi sebanyak 93 perusahaan. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, dan diperoleh 17 perusahaan sebagai sampel penelitian selama 4 tahun pengamatan, dengan total 84 data penelitian. Pengolahan data dilakukan menggunakan Software IBM SPSS Statistics versi 27, dengan berbagai metode analisis seperti statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liquidity yang dirumuskan dengan Current Ratio (CR) dan Leverage yang dirumuskan dengan Debt to Equity Ratio (DER) memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan kepada Firm Value. Sementara itu, Profitability yang diukur dengan Return On Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Firm Value. Di sisi lain, Firm Size tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Firm Value. Namun, secara simultan, seluruh variabel yaitu Liquidity, Profitability, Leverage, dan Firm Size terbukti berpengaruh signifikan terhadap Firm Value.</p> Dwi Suherman Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Subsektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4428 <p>Tujuan penelitian ini untuk menganalisa mengenai Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em>, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian ini menggunakan 4 variabel independent yang terdiri dari; Profitabilitas (X1) yang diukur menggunakan <em>Net Profit Margin</em>, Likuiditas (X2) yang diukur menggunakan <em>Current Ratio</em>, <em>Leverage</em> (X3) yang diukur menggunakan <em>Debt to Equity</em> dan Ukuran Perusahaan (X4) yang diukur menggunakan LN = Total Aset sedangkan variabel dependen Nilai Perusahaan (Y) yang diukur menggunakan <em>Present Book Value</em>. Populasi yang diteliti adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Metode penelitian menggunakan <em>purposive sampling</em>. Perusahaan yang digunakan sebanyak 25 perusahaan dengan total sampel pelitian sebanyak 100 data. Tekhnis analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian berdasarkan uji parsial (uji T) Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em> dan Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Berdasarkan hasil simultan (uji F) membuktikan Profitabilitas, Likuiditas, <em>Leverage</em> dan Ukuran Perusahaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.</p> Deriani Kusnadi Salikim Salikim Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Tax Avoidance, Kepemilikan Manajerial, Komisaris Independen, dan Cash Holding Terhadap Income Smoothing Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4495 <p>Tujuan studi ini yaitu untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh penghindaran pajak, kepemilikan manajemen, direktur independen, dan kepemilikan kas terhadap praktik perataan laba pada perusahaan-perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2024. Latar belakang studi ini didasarkan pada tingginya volatilitas laba perusahaan sektor energi yang dipicu oleh pandemi COVID-19, lonjakan harga komoditas pada tahun 2022, serta penurunan harga komoditas pada periode 2023–2024, yang berpotensi mendorong manajemen melakukan praktik perataan laba untuk menjaga stabilitas kinerja perusahaan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder, yaitu riwayat perusahaan. <em>Purposive sampling</em> digunakan untuk memilih sampel penelitian berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. <em>Income smoothing</em> diukur menggunakan Indeks Eckel, <em>tax avoidance</em> diproksikan dengan <em>Cash Effective Tax Rate</em> (CETR), Kepemilikan manajerial ditentukan oleh persentase saham yang dimiliki oleh manajemen, komisaris independen ditentukan oleh proporsi komisaris independen dalam dewan komisaris, dan <em>cash holding</em> ditentukan dengan membandingkan total aset dengan kas dan setara kas.Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi logistik untuk menguji pengaruh variabel independen baik secara parsial maupun simultan terhadap <em>income smoothing</em>. Penemuan studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literasi keuangan, khususnya terkait praktik manajemen tenaga kerja di sektor energi, serta berfungsi sebagai panduan bagi investor, manajer bisnis, dan regulator guna meningkatkan kualitas transaksi keuangan dan tata kelola bisnis.</p> Jason Valen Utama Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Profitability, Liquidity, Leverage, Sales Growth, Firm Size Dan Capital Intensity Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Property & Real estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4518 <p>Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>Profitability</em> (ROA), <em>Liquidity</em> (CR), <em>Leverage</em> (DER), <em>Sales Growth</em>, <em>Firm Size</em>, dan <em>Capital Intensity</em> terhadap <em>Tax Avoidance</em>. <em>Tax Avoidance</em> pada studi ini di proksi menggunakan <em>Effective Tax Rate</em> (ETR). Informasi kuantitatif yang didapat dari sumber sekunder digunakan pada studi ini. Dengan populasi sembilan puluh dua bisnis, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Ada 72 bisnis dimasukkan dalam sampel, dengan 18 perusahaan disurvei selama empat tahun. Studi ini menggunakan serangkaian uji statistik yang dijalankan melalui program pengolahan data SPSS 25, termasuk statistik deskriptif, uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, pengujian hipotesis, analisis regresi berganda, uji T, dan uji F. Profitabilitas (ROA) tidak beerpengaruh Penghindaran Pajak, menurut hasil menguji parsial. Berdasarkan estimasi angka t (0,353 &lt; 1,9971) serta angka signifikansi (0,725 &gt; 0,05), hasilnya signifikan secara statistik. Dalam hal penghindaran pajak, likuiditas (CR) merupakan faktor yang sangat positif. Mengingat angka t-hitung tidak melampaui angka t-tabel (2,469 &gt; 1,9971) serta angka sig. 0,016 &gt; 0,05. Penghindaran pajak dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh DER. Pada angka t-hitung 4,569 &gt; 1,9971, terdapat nilai sig. 0,000 &gt; 0,05. Dalam hal penghindaran pajak, pertumbuhan penjualan (SG) tidak relevan. Berdasarkan angka t-hitung yang tidak melampaui angka t-tabel (1,126 &lt; 1,9971) serta angka signifikansi melampaui 0,05 (0,264). Penghindaran pajak tidak terpengaruh oleh ukuran perusahaan di Inggris. Berkat angka t-hitung yang tidak melampaui t-tabel (1,028 &lt; 1,9971) serta angka signifikansi melampaui 0,05 (0,308 &gt; 0,05). Tidak ada hubungan diantara intensitas modal (IM) dan penggelapan pajak. Angka t-hitung tidak melampaui angka t-tabel (0,587 &lt; 1,9971), serta angka signifikansinya adalah 0,559 &gt; 0,05. Penggelapan pajak terpengaruhi sejumlah faktor, termasuk return on assets (ROA), likuiditas, <em>leverage</em>, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, dan intensitas modal, menurut hasil pengujian simultan. Dengan nilai signifikan 0,000 &lt; 0,05.</p> Atang Suprianto Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas, Likuidiitas, Penghindaran Pajak, Struktur Modal, Ukuran Perusahaan Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 - 2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4544 <p>Nilai perusahaan mencerminkan kondisi suatu perusahaan berdasarkan tingkat kepercayaan publik yang tercermin melalui harga sahamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh <em>Good Corporate Governance</em>, Profitabilitas, Likuiditas, Penghindaran Pajak, Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai perusahaan. Sebanyak 91 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) dari tahun 2021 hingga 2024 diteliti. 13 perusahaan dipilih selama empat tahun menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan 52 sampel. Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda IBM SPSS Versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Good Corporate Governance</em> dan Ukuran Perusahaan memberikan dampak negatif dan signifikan terhadap Nilai perusahaan. Secara bersamaan, Profitabilitas dan Struktur Modal menunjukkan dampak yang menguntungkan dan cukup besar terhadap Nilai perusahaan. Likuiditas, Penghindaran Pajak, dan Kebijakan Dividen tidak menunjukkan dampak terhadap Nilai perusahaan. Semua variabel independen dalam penelitian ini memengaruhi nilai perusahaan.</p> Jenny Cendana Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, Dalam Upaya Pencegahan Fraud, Pada Pengelolaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Pandayora Kabupaten Poso Menggunakan Sistem Pengendalian Internal Sebagai Variabel Moderasi (Periode 2023-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4606 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas, transparansi, dalam upaya pencegahan fraud, pada pengelolan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, terhadap kinerja pemerintah desa pandayora kabupaten poso menggunakan sistem pengendalian internal sebagai variabel moderasi periode 2023-2024. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan melalui survei kusioner secara langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah penerima Bantuang Langsung Tunai Dana Desa, Pemerintah Desa, Aparat Penegak hukum seperti Polisi/TNI desa pandayora, dengan jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 60 orang. Analaisis data menggunakan Smart PLS yang terdiri dari dua tahapan evaluasi utama yaitu, Outer Model (model pengukuran) untuk menguji validitas dan reliabilitas hubungan indikator dengan variabel laten, serta Inner Model (model struktural) untuk menguji hubungan antar variabel laten dan signifikansi hipotesis. Hasil penelitian mengindikasikan, akuntabilitas tidak berpengaruh positif terhadap kinerja pemerintah desa pandayora kabupaten poso, sedangkan transparansi, upaya pencegahan fraud, pengelolan bantuan langsung tunai dana desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa pandayora kabupaten poso. Sistem pengendalian internal memoderasi akuntabilitas, transparansi, upaya pencegahan fraud, dan pengelolan bantuan langsung tunai dana desa terhadap kinerja pemerintah desa pandayora kabupaten poso pada periode 2023-2024.</p> Patricia Linda Surbakti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Liquidty, Good Corporate Governance, Sales Growth, Dan Leverage Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur Di Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2021-2023 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4467 <p>Pajak menempati posisi fundamental sebagai instrumen fiskal primer dalam struktur penerimaan negara, namun persistensi praktik tax avoidance tetap menjadi strategi krusial bagi korporasi untuk mereduksi liabilitas pajak melalui kerangka legal. Fenomena ini turut menggejala pada sektor infrastruktur yang memegang peranan strategis dalam stabilitas ekonomi nasional. Penelitian ini diorientasikan untuk membedah pengaruh Liquidity, Good Corporate Governance (GCG), Sales Growth, dan Leverage terhadap intensitas Tax Avoidance pada emiten infrastruktur di Bursa Efek Indonesia rentang periode 2021–2023. Mengadopsi pendekatan kuantitatif, kajian ini mengeksploitasi data sekunder berupa laporan keuangan tahunan auditan yang bersumber dari pangkalan data resmi otoritas bursa. Melalui prosedur purposive sampling, diperoleh 54 observasi yang selanjutnya dieksekusi menggunakan model regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Temuan empiris mengonfirmasi bahwa variabel Liquidity memberikan impak signifikan terhadap perilaku Tax Avoidance (t = 2,059; sig = 0,045), yang selaras dengan pengaruh signifikan dari mekanisme pengawasan Komite Audit (t = 3,548; sig = 0,001). Sebaliknya, determinasi dari variabel Kepemilikan Institusional (sig = 0,934), Komisaris Independen (sig = 0,828), Sales Growth (sig = 0,327), dan Leverage (sig = 0,893) terdeteksi tidak memiliki pengaruh nyata secara parsial. Namun, secara simultan, konstelasi seluruh variabel independen tersebut terbukti mendeterminasi kebijakan Tax Avoidance korporasi (F = 3,200; sig = 0,010) dengan daya prediksi model (adjusted R²) sebesar 19,9%. Konklusi studi ini menegaskan bahwa posisi likuiditas dan integritas komite audit merupakan faktor determinan utama yang mengarahkan skema penghindaran pajak di industri infrastruktur.</p> Adeline Zabrina Kurniawan Selfiyan Selfiyan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Corporate Governance, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Capital Intensity, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4515 <p>Penelitian ini ditujukan guna menelusuri bukti ilmiah terkait pengaruh <em>Corporate Governance</em>, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, <em>Capital Intensity</em>, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Sampel studi yang dipergunakan berupa data sekunder yang dihimpun melalui laporan keuangan perbankan yang teregistrasi di BEI kurun waktu 2021-2024. Dalam memgambil sampelnya, dipergunakan teknik <em>purposive sampling</em> yang melibatkan total 15 perusahaan tetapi setelah dilaksanakan pengujian outlier sampel yang memasuki kriteria ialah 60 dalam periode observasi 4 tahun. Dalam menganalisis datanya, dipergunakan metode analisis regresi linear berganda yang diproses mempergunakan aplikasi SPSS versi 25. Temuan studi secara parsial mengindikasikan, <em>Corporate Governance</em> memengaruhi Nilai Perusahaan, Likuiditas memengaruhi Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan memengaruhi Nilai Perusahaan, <em>Capital Intensity</em> tidak memengaruhi Nilai Perusahaan, Profitabilitas tidak memengaruhi Nilai Perusahaan, secara simultan menunjukan terdapat pengaruh antara <em>Corporate Governance</em>, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, <em>Capital Intensity,</em> dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan.</p> Griselda Wijaya Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Transfer Pricing, Capital Intensity, Firm Size, Dan Financial Distress Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Tercatat Di BEI Tahun 2022 - 2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4541 <p><em>Tax avoidance </em>Merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengurangi potensi penerimaan negara, yang terjadi karena suatu entitas berupa badan atau perseorangan, tidak seluruhnya menjalankan hal pepajakan sesuai ketentuan. Riset ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh <em>transfer pricing, capital intennsity, Firm Size,</em> serta <em>Financial Distress</em> terhadap <em>Tax Avoidance</em> Pada Perusahaan Sektor Energi yang tercatat di BEI pada tahun 2022-2024. Metode atau pendekatanyang dilakukan menggunakan metodologi kuantitatif. Populasi dalam riset ini terdiri dari 91 perusahaan energi yang tercatat di BEI pada tahun 2022-2024. Pengambilan data dilakukan dengan cara <em>Purposive Sampling</em> dalam proses pengambilan sampel, menghasilkan 35 perusahaan selama periode observasi 3 tahun, dengan total 105 data. Pengolahan data dilakukan menggunakan <em>software</em> IBM SPSS <em>Statistics </em>27. Hasil pengujian secara parsial menampilkan <em>transfer pricing</em> tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em>, <em>capital intensity</em> berpengaruh signifikan pada <em>tax avoidance</em>, <em>firm size</em> tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em>, <em>financial distress</em> berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em>.</p> Matthew Sebastian Haryanto Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Leverage, Intensitas Modal, Growth Opportunities Dan, Financial Distress Terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi Empiris terhadap Perusahaan Manufaktur Pada Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4596 <p>Kajian ini menelaah determinan konservatisme akuntansi dengan menempatkan <em>leverage</em>, intensitas modal, <em>growth opportunities</em>, dan <em>financial distress</em> sebagai cerminan kondisi keuangan yang berpotensi membentuk kehati-hatian entitas dalam pelaporan keuangan. Fokus kajian diarahkan kepada entitas manufaktur, khususnya subsektor makanan dan minuman, yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 2020–2024. Melalui rancangan kuantitatif dan teknik <em>purposive sampling</em>, kajian ini menghimpun 100 unit observasi yang selanjutnya dianalisis dengan regresi linier berganda setelah terlebih dahulu melalui tahapan uji asumsi klasik. Hasil empiris menunjukkan bahwa <em>leverage</em> dan <em>growth opportunities</em> terbukti memengaruhi konservatisme akuntansi, sedangkan intensitas modal dan <em>financial distress</em> belum menunjukkan pengaruh yang meyakinkan secara statistik. Namun demikian, secara simultan keempat variabel tersebut memiliki daya jelas terhadap variasi konservatisme akuntansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik konservatisme tidak semata-mata lahir dari tekanan keuangan jangka pendek, melainkan juga dari pertimbangan strategis perusahaan dalam menjaga kredibilitas laba dan kualitas informasi akuntansi. Oleh karena itu, konservatisme akuntansi tetap relevan dipahami sebagai mekanisme disiplin pelaporan yang penting, khususnya pada industri yang berhadapan dengan tuntutan stabilitas kinerja dan kepercayaan pemangku kepentingan.</p> Rommy Andrian Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Solvabilitas, Likuiditas, Tata Kelola Perusahaan Dan Umur Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Sektor Basic Material Di Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4464 <p>Sistem perpajakan tidak terlepas dari isu penting yang dikenal dengan penghindaran pajak sebab penerimaan negara bisa diminimalisir meskipun celah peraturan sekecil apapun dimanfaatkan secara legal. Banyak perusahaan yang masih melakukan hal ini, terlebih sektor <em>basic material</em> yang memiliki karakteristik padat modal dan struktur pendanaan kompleks. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar ada tidaknya pengaruh yang diterima penghindaran pajak pada perusahaan sektor <em>basic material</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023 dari solvabilitas, likuiditas, tata kelola perusahaan, dan umur perusahaan bisa diuji. Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan yang diimplementasikan oleh penelitian ini dengan memanfaatkan metode kausal (<em>ex post facto</em>) serta laporan keuangan dan laporan tahunan merupakan data sekunder yang dikumpulkan. <em>Purposive sampling</em> merupakan teknik yang diimplementasikan untuk menentukan sampel penelitian sejumlah 18 perusahaan dengan total 54 observasi. Regresi linear berganda diimplementasikan untuk menganalisis data dengan memanfaatkan SPSS. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penghindaran pajak dipengaruhi secara positif signifikan oleh solvabilitas dan kepemilikan manajerial, di lain sisi umur pengaruh negatif signifikan diberikan oleh perusahaan. Di lain sisi, penghindaran pajak tidak menerima pengaruh dari likuiditas, dewan komisaris, dan rapat komite audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik penghindaran pajak didorong oleh struktur pendanaan dan kepemilikan manajerial, di lain sisi praktik itu cenderung ditekan oleh pengalaman perusahaan.</p> Anastasia Vania Limajatini Limajatini Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Tingkat Literasi, Sosialisasi Direktorat Jendral Pajak, Sanksi Pajak, Dan Motivasi Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Pelaporan Perpajakan (Studi Kasus Pada Karyawan Di Kota Tangerang) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4505 <p>Penelitian ini dilaksanakan untuk mengevaluasi determinan kepatuhan pelaporan perpajakan dengan menguji pengaruh tingkat literasi, intensitas sosialisasi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), penerapan sanksi, serta faktor motivasi individu. Dalam kerangka konseptualnya, studi ini memosisikan keempat unsur tersebut sebagai variabel independen, sementara variabel dependen yang diukur adalah tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pelaporan pajaknya. Pendekatan yang diterapkan dalam kajian ini adalah metode kuantitatif dengan menghimpun data primer melalui penyebaran kuesioner daring kepada para karyawan di wilayah Kota Tangerang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) guna memastikan representasi data yang objektif. Seluruh data yang terkumpul kemudian diuji menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25 untuk melihat hubungan antar variabel secara komprehensif. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa variabel sanksi perpajakan dan motivasi wajib pajak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perilaku patuh dalam pelaporan pajak. Sebaliknya, aspek literasi dan upaya sosialisasi yang dilakukan oleh DJP secara parsial tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap kepatuhan tersebut. Meski demikian, hasil uji simultan mengonfirmasi bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh yang nyata terhadap kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan pajaknya.</p> Cyndhea Catista Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Struktur Modal, Struktur Aktiva, Ukuran Perusahaan dan Good Corporate Governance Pada Perusahaan Sub Sektor Transportasi dan Logistik Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4538 <p>Harga saham merupakan ukuran sentimen investor dan, secara tidak langsung, nilai suatu perusahaan. Terdapat sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap nilai perusahaan, termasuk ukuran perusahaan, profitabilitas, struktur modal, struktur aset, likuiditas, dan kualitas tata kelola perusahaan. Dua belas perusahaan transportasi dan logistik, yang dipilih secara acak dari lima puluh dua perusahaan yang terdaftar di BEI antara tahun 2021 dan 2024, menjadi subjek penelitian ini. Para peneliti dalam penelitian ini mengandalkan sumber sekunder seperti laporan keuangan dan laporan tahunan untuk menyusun data kuantitatif mereka. Untuk menganalisis data, digunakan IBM SPSS 27, yaitu regresi linier berganda. Nilai perusahaan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh struktur modal dan profitabilitas, tetapi tidak dipengaruhi oleh likuiditas, struktur aset, ukuran perusahaan, dan tata kelola perusahaan yang baik. Tata kelola perusahaan yang baik, ukuran perusahaan, profitabilitas, struktur modal, struktur aset, likuiditas, dan profitabilitas semuanya berdampak pada nilai perusahaan secara bersamaan.</p> Marcellina Tesana Permata Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Manajemen Laba, Profitabilitas, Financial Constraint, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak Pada Perusahaan Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4581 <p>Penelitian ini menelaah pengaruh manajemen laba, profitabilitas, <em>financial constraint, </em>serta ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak pada subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Studi ini menggunakan Kuantitatif dalam data sekunder yang berupa laporan keuangan dalam jangka waktu tahunan. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh 85 unit observasi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Temuan penelitian secara parsial memperlihatkan bahwa manajemen laba dan profitabilitas tidak memiliki kontribusi signifikan terhadap tingkat agresivitas pajak. Namun, variabel keterbatasan keuangan menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan finansial mendorong perusahaan untuk lebih aktif memanfaatkan celah perpajakan sebagai strategi mempertahankan likuiditas dan keberlangsungan operasional. Ukuran perusahaan ditemukan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, keempat variabel independent manajemen laba, profitabilitas, <em>financial constraint, </em>dan ukuran perusahaan terbukti memengaruhi agresivitas pajak, sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi agresivitas pajak dalam subsektor makanan dan minuman selama periode penelitian dijelaskan oleh kombinasi faktor-faktor tersebut.</p> Satria Hasibuan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Transfer Pricing, Tunneling Incentive, CEO Narcissism dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 - 2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4456 <p>Pesatnya perkembangan globalisasi ekonomi mendorong perusahaan, khususnya di sektor manufaktur, untuk menerapkan berbagai strategi dalam menekan beban pajak, salah satu strategi praktik <em>tax avoidance</em>. Kajian berdampak untuk menguji <em>transfer pricing</em>, <em>tunneling incentive, CEO narcissism</em>, serta <em>sales growth</em> bagi <em>tax avoidance</em> pada entitas bisnis manufaktur yang tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dalam rentan waktu 2020–2024. Kajian olahan menerapkan pendekatan kuantitatif pada memanfaatkan data sekunder berupa data laporan tahunan. Teknik pengumpulan sampel menerapkan <em>purposive sampling</em> dengan demikian didapat 43 entitas bisnis dengan hasil 215 data pengumpulan. Pengujian olahan dilakukan dengan regresi linear berganda pada bantuan SPSS 25 serta didukung oleh uji asumsi klasik. Variabel <em>tax avoidance</em> diukur menerapkan proksi <em>effective tax rate</em> (ETR). Temuan kajian menunjukkan bahwa secara menyeluruh <em>transfer pricing</em> dan <em>tunneling incentive</em> tidak memiliki pengaruh signifikan kepada <em>tax avoidance</em>. Di sisi lain, <em>CEO narcissism</em> terbukti berdampak positif serta berpengaruh nyata, sedangkan <em>sales growth</em> berdampak negatif serta berpengaruh nyata terkait <em>tax avoidance</em>. Secara keseluruhan, seluruh variabel independen menunjukkan dampak yang signifikan terkait <em>tax avoidance</em>. Namun demikian, hasil R square yang relatif rendah menyatakan bahwa keterbatasan model dalam mengutarakan variasi <em>tax avoidance</em> masih tidak bebas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor perilaku manajerial dan kinerja perusahaan turut memengaruhi praktik penghindaran pajak.</p> Eka Nova Puspitasari Susanto Wibowo Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Asset Tangibility, Sales Growth, Risiko Bisnis, dan Kebijakan Dividen Terhadap Struktur Modal (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4502 <p>Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan secara empiris pengaruh variabel <em>Asset Tangibility</em>, <em>Sales Growth</em>, Risiko Bisnis dan Kebijakan Dividen terhadap Struktur Modal serta objek kajian difokuskan pada perusahaan sektor infrastruktur di BEI selama tahun 2020-2024. Teknik memperoleh sampel menggunakan <em>purposive sampling</em> dengan periode pengamatan selama 5 tahun berturut-turut, sehingga data yang digunakan sebanyak 45 sampel. Metode analisis regresi linier berganda digunakan dalam proses olah data dibantu software pengolahan data yakni SPSS versi 26. Temuan analisis data secara parsial menunjukkan bahwa <em>Asset Tangibility</em> memberikan efek positif dan signifikan, <em>Sales Growth</em> dan Risiko Bisnis tidak memberikan pengaruh apapun, Kebijakan Dividen memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Secara simultan <em>Asset Tangibility</em>, <em>Sales Growth</em>, Risiko Bisnis dan Kebijakan Dividen membawa pengaruh signifikan terhadap Struktur Modal.</p> Patricia Sheryl Elense Amanda Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, Dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021 – 2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4535 <p>Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas, <em>leverage</em>, ukuran perusahaan, dan <em>sales growth</em> terhadap <em>tax avoidance</em>. Metode atau pendekatan yang dipakai menggunakan metodologi kuantitatif. Populasi dalam riset ini terdapat 89 perusahaan energi yang tercatat di BEI pada tahun 2021-2024. Pengambilan data dilakukan dengan cara <em>purposive sampling</em> dalam proses pengambilan sampel, menghasilkan 19 perusahaan selama periode observasi 4 tahun, dengan total 76 data. Pengolahan data dilakukan menggunakan <em>software</em> IBM SPSS <em>Statistics</em> <em>version </em>27. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas dan <em>leverage</em> tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap <em>tax avoidance</em>. Sebaliknya, ukuran perusahaan dan <em>sales growth</em> memiliki pengaruh signifikan terhadap <em>tax avoidance</em>. Temuan ini menunjukkan bahwa skala perusahaan dan pertumbuhan penjualan menjadi faktor penting dalam memengaruhi praktik penghindaran pajak pada perusahaan sektor energi.</p> Valentino Louis Lia Dama Yanti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Transfer Pricing, Leverage, Profitability, Sales Growth Dan Fiscal Loss Compensation Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4572 <p>Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>Transfer Pricing</em>, <em>Leverage</em>, <em>Profitability</em>, <em>Sales Growth</em>, serta <em>Fiscal Loss Compensation </em>terhadap praktik penghindaran pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Informasi kuantitatif yang didapat dari sumber sekunder digunakan pada studi ini. Dengan populasi sembilan puluh dua bisnis, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Ada 68 bisnis dimasukkan dalam sampel, dengan 17 perusahaan disurvei selama empat tahun. Studi ini menggunakan serangkaian uji statistik yang dijalankan melalui program pengolahan data SPSS 25, termasuk statistik deskriptif, uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, pengujian hipotesis, analisis regresi berganda, uji T, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>transfer pricing</em>, <em>leverage</em>, <em>profitability</em>, serta <em>fiscal loss compensation</em> merupakan faktor yang sangat positif. Sementara itu, <em>sales growth </em>tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sementara penghindaran pajak tidak terpengaruh oleh pertumbuhan penjualan. Penggelapan pajak terpengaruhi sejumlah faktor, termasuk return on assets (ROA), likuiditas, leverage, pertumbuhan penjualan, dan kompensasi rugi fiskal, menurut hasil pengujian simultan. Dengan nilai signifikan 0,000 &lt; 0,05.</p> Leiny Olivia Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Capital Intensity, dan Inventory Intensity terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4432 <p>Penelitian ini bermaksud menganalisis pengaruh Profitabilitas (ROA), <em>Leverage</em> (DAR), <em>Capital Intensity</em> (CIR), dan <em>Inventory Intensity</em> (INV) terhadap <em>Tax Avoidance</em> (ETR) mencakup 22 perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Menggunakan cara <em>purposive sampling</em> dan analisis regresi linier berganda melalui program SPSS25, data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan diuji untuk melihat pengaruh variabel secara parsial dan juga simultan. Penelitian ini menandakan bahwa secara parsial, Profitabilitas dan <em>Leverage</em> berdampak terhadap <em>Tax Avoidance,</em> sedangkan <em>Capital Intensity</em> dan <em>Inventory Intensity</em> tidak memberikan pengaruh. Namun, secara simultan, seluruh variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap praktik <em>tax avoidance</em> pada perusahaan sampel.</p> Chandika Aldi Samara Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Intensitas Modal, Transfer Pricing, Kepemilikan Institusional, Dan Solvabilitas Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4499 <p>Penelitian ini dimaksudkan guna mengkaji dampak dari Intensitas Modal, <em>Transfer Pricing</em>, Kepemilikan Institusional, dan pengaruh rasio solvabilitas dalam upaya penghindaran pajak pada korporasi-korporasi properti serta <em>real estate</em> yang tercatat di Pasar Modal Indonesia. Fokus penelitian meliputi korporasi properti serta <em>real estate</em> yang memenuhi kriteria sampel sesuai ketersediaan laporan keuangan sepanjang masa penelitian. Pendekatan yang dipakai merupakan penelitian kuantitatif. Informasi sekunder yang digunakan bersumber dari laporan keuangan entitas‑entitas terkait. Jumlah sampel berjumlah delapan belas perusahaan berbeda, yang diseleksi melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Pemeriksaan terhadap pengaruh setiap peubah mandiri terhadap peubah tergantung dijalankan melalui regresi linier berganda. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan hal-hal berikut: (1) Tingkat penggunaan modal tidak mempengaruhi perilaku pengelakan pajak, (2) Praktik <em>transfer pricing</em> memengaruhi upaya penghindaran pajak, (3) Kepemilikan oleh lembaga keuangan tidak memengaruhi tindakan penghindaran pajak, (4) Kemampuan membayar utang (solvabilitas) memengaruhi kecenderungan penghindaran pajak, (5) Kepadatan modal, <em>transfer pricing</em>, kepemilikan institusional, dan tingkat solvabilitas secara kolektif memengaruhi penghindaran pajak.</p> Angelina Subianto Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Return On Assets, Debt To Equity Ratio, Audit Delay Dan Financial Distress Terhadap Harga Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2019-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4522 <p>Studi ini dilakukan dengan maksud untuk menganalisis pengaruh yang diperoleh oleh harga saham dari <em>return on assets, debt to equity ratio, audit delay,</em> dan <em>financial distress</em> untuk perusahaan bidang <em>property</em> &amp; <em>real estate</em> yang tercatat di BEI untuk rentang waktu 2019-2024. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 92 perusahaan untuk rentang waktu 2019 - 2024. Hasil studi ini menunjukan secara parsial harga saham dipengaruhi oleh<em> return on assets</em> dan <em>audit delay</em>, sedangkan <em>debt to equity rati</em>o dan <em>financial distress</em> tidak berpengaruh. Hasil studi menunjukan bahwa secara bersamaan harga saham menerima pengaruh dari <em>return on assets, debt to equity ratio, audit delay</em> dan <em>financial distress</em>.</p> Metta Natalie Permatasari Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Persepsi, Motivasi, Pengetahuan Perpajakan, Dan Lingkungan Kampus Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Menjadi Konsultan Pajak (Studi Empiris Pada Mahasiswa Universitas Buddhi Dharma) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4548 <p>Tujuan Studi ini adalah untuk mengetahui apakah minat mahasiswa akuntansi untuk menjadi konsultan pajak di Universitas Buddhi Dharma didampaki oleh persepsi, motivasi, pengetahuan pajak, dan lingkungan kampus. Kuesioner dipakai untuk mengumpulkan data Studi ini, yang didukung oleh dokumentasi yang relevan. Pengambilan sampel bertujuan dipakai untuk menentukan sampel penelitian, yang terdiri dari 74 responden. Perangkat lunak SPSS versi 27 dipakai untuk mengolah data dan melakukan berbagai tahapan analisis, termasuk analisis regresi linier berganda, pengujian deskriptif, pengujian kualitas data, pengujian asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian memperlihatkan minat mahasiswa untuk menjadi konsultan pajak sangat didampaki oleh persepsi, motivasi, dan lingkungan kampus. Sementara itu, minat ini tidak banyak didampaki oleh keahlian pajak.</p> Ravellina Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Intensitas Modal, Leverage, Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Penghindaran Pajak pada perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2020-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4429 <p>Sistem <em>self assessment </em>dalam pemenuhan kewajiban yang diterapkan di Indonesia, wajib pajak diberikan kesemapatan untuk hitung, setor, dan lapor sendiri kewajiban perpajakannya, dan dalam praktiknya, perusahaan memanfaatkan daerah abu-abu atau celah dalam peraturan perpajakan untuk mengecilkan biaya pajak yang seharusnya terutang yang dikenal dengan strategi penghindaran pajak. Penelitian dilakukan tujuan menganalisis pengaruh intensitas modal, leverage, likuiditas, dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode tahun 2020-2024. Intensitas modal menggunakan proksi rasio total aset tetap terhadap total aset, leverage diproksikan dengan <em>Debt to Asset Ratio</em>, likuiditas dengan <em>Current Ratio</em>, dan profitabilitas dengan proksi <em>Return on Assets</em>. Dengan metode <em>purposive sampling</em>, diperoleh sampel sebanyak 115 perusahaan dan dengan data bersumber dari laporan keuangan perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dilakukan pengolahan data dengan bantuan aplikasi SPSS 25 dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal, leverage, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, profitabilitas berpengaruh terhadap penghindaran pajak.</p> Silvia Nurul Lita Metta Susanti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Aset, Likuiditas, dan Fluktuasi Penjualan Terhadap Struktur Modal (Studi Empiris Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4496 <p>Pengkajian ini diarahkan untuk melihat kontribusi ukuran perusahaan, struktur aset, likuiditas, dan fluktuasi penjualan terhadap struktur modal pada korporasi <em>subsector</em> makanan-minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam rentang 2020-2024 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif-empirik. Unit observasi mencakup 12 entitas yang diseleksi secara purposif, menghasilkan 60 set data panel sepanjang lima periode. Proses eksaminasi data difasilitasi oleh perangkat lunak statistik SPSS versi 26 melalui serangkaian pengujian yang meliputi uji asumsi klasik, koefisien determinasi, regresi linear multipel, serta verifikasi hipotesis. Dari kajian ini, ditemukan bahwa secara sebagian ukuran perusahaan, struktur aset, dan likuiditas berkontribusi substansial pada struktur modal dengan nilai signifikansi per komponen 0.002, 0.002, dan 0.000 yang tidak melebihi 0.05, sedangkan fluktuasi penjualan tidak berkontribusi substansial pada struktur modal dengan nilai signifikansi 0.346 melebihi 0.05. Secara kolektif, terlihat keseluruhan empat komponen berkontribusi substansial pada struktur modal dengan nilai signifikansi 0.000 yang tidak melebihi 0.05.</p> Chetrine Pirtana Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Leverage, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4519 <p>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diproksikan dengan Price to Book Value (PBV) sebagai variabel dependen. Variabel independen yang digunakan meliputi leverage yang diproksikan dengan Debt to Asset Ratio (DAR), profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), ukuran perusahaan yang diproksikan dengan logaritma natural (LN) dari total aset, serta pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan sales growth.<br />Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh sejumlah perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian selama lima tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25.<br />Berdasarkan hasil pengujian parsial variabel independen terhadap variabel dependen, maka diperoleh hasil bahwa leverage memiliki nilai signifikan sebesar 0,042, profitabilitas sebesar 0,000, ukuran Perusahaan sebesar 0,247 dan pertumbuhan Perusahaan sebesar 0,589. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variable leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai Perusahaan, sedangkan ukuran Perusahaan dan pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai Perusahaan. Namun berdasarkan hasil pengujian simultan, diperoleh hasil bahwa semua variabel independen yaitu leverage, profitabilitas, ukuran Perusahaan, dan pertumbuhan Perusahaan berpengaruh terhadap nilai Perusahaan dengan nilai signifikan sebesar 0,004</p> Chieka Cecillia Wijaya Rina Aprilyanti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Capital Intensity, Intensitas Persediaan, Sales Growth , Dan Likuiditas Terhadap Agresivitas Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Periode 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4545 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh variabel independen terkait terhadap Agresivitas Pajak diukur menggunakan Capital Intensity Ratio (CIR), <em>Inventory Intensity</em> (II), <em>Sales Growth</em> (SG), dan <em>Current Ratio</em> (CR) serta variabel dependen yang diproksikan dengan <em>Cash Effective Tax Rate</em> (CETR). Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI 2021-2024, dengan teknik <em>purposive sampling</em> data yang diperoleh sebanyak 13 total sampel yang diperoleh. Laporan keuangan dan laporan tahunan yang diakses melalui situs resmi BEI merupakan data yang digunakan. Metode regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26 yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Capital Intensity</em>, <em>Sales Growth</em>, dan Likuiditas berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, sedangkan <em>Inventory Intensity</em> tidak berpengaruh, namun secara simultan seluruh variabel independen terbukti memengaruhi Agresivitas Pajak yang diukur dengan CETR.</p> Suriawan Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Leverage, Sales Growth, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris : Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4622 <p>Praktik penghindaran pajak banyak terjadi di indonesia dan menjadi sorotan dalam studi keuangan karena dengan adanya praktik ini menimnbulkan kerugian terhadap pendapatan negara. dan studi ini memiliki tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh likuiditas, profitabilitas, <em>leverage</em>, <em>sales growth</em>, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. <em>purposive sampling</em> digunakan dalam meenganalisis data yang digunakan ialah uji statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, pengujian koefisien determinasi, pengujian regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis dengan bantuan program SPSS versi 26. sampel terdiri dari 17 perusahaan dengan tahun penelitian selama periode 2021-2024. Hasil uji parsial menunjukan bahwa likuiditas berimplikasi negatif dan signifikan, lalu untuk profitabilitas, <em>leverage</em>, dan <em>sales growth </em>tidak memberikan pengaruh apapun, sedangkan ukuran perusahaan berimplikasi positif dan signifikan. Uji simultan menunjukan bahwa likuiditas, profitabilitas, <em>leverage</em>, <em>sales growth</em>, dan ukuran perusahaan berimplikasi terhadap penghindaran pajak.</p> Hana Yuliana Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Tax Planning, Earnings Persistence, Free Cash Flow, dan Firm Age Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4468 <p>Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh data aktual mengenai pengaruh <em>tax planning, earnings persistence, freeicashiflow, </em>dan<em> firmiage</em> terhadap manajemen laba atas perusahaan sektor kesehatan yang terdata di Bursa Efek Indonesia selama<em>i</em>periode 2020–2024. Perbedaan hasil pada penelitian terdahulu mendorong dilakukannya pengujian kembali terhadap teori manajemen laba. Metode penelitian yang dipergunakan adalah <em>purposive sampling</em> secara total 55 sampel yang diperoleh dari 11 perusahaan selama lima tahun. Data yang dipakai berupa laporan keuangan periodik perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan pengolahan data melalui aplikasi<em>i</em>SPSS versi 25. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa secara parsial <em>Tax Planning, Earnings Persistence, Free Cash Flow, </em>dan <em>Firm Age</em> tidak punya pengaruh signifikan terhadap Manajemen Laba dengan masing-masing nilai 0.731, 0.901, 0.247, dan 0.640. Dan berdasarkan pengujian secara simultan keempat<em>i</em>variabel ini pun tidak punya pengaruh signifikan terhadap Manajemen Laba dengan nilai 0.837.</p> Novita Sari Ari Nuratriningrum Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Dan Komite Audit Terhadap Audit Delay (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4516 <p>Pasar modal memakai pelaporan keuangan tepat waktu sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan investasi. Ketika audit tertunda, hal itu dapat mengirimkan pesan yang salah kepada mereka yang ada di pasar modal, yang dapat menyebabkan penurunan kepercayaan investor dan, pada gilirannya, berdampak kepada harga saham perusahaan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan diantara keterlambatan audit dan ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan komite audit untuk perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftarkan BEI sejak 2021 hingga 2022. Analisis statistik dilakukan memakai data sekunder yang diambil dari situs web Bursa Efek Indonesia. Sebanyak 34 organisasi sampel dengan 136 unit observasi dipilih selama studi empat tahun memakai teknik purposive sampling. Sebagai proksi untuk total aset, kami memakai rasio Return on Assets (ROA) untuk menentukan profitabilitas, rasio Debt to Equity (DER) untuk mengukur kekuatan, dan proporsi anggota komite audit independen terhadap seluruh dewan komisaris untuk menentukan komposisi dewan. Hipotesis diuji memakai perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian memperlihatkan komite audit berdampak secara substansial terhadap keterlambatan audit; Namun, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage hanya sedikit berdampak kepada keterlambatan audit. Keempat variabel independen tersebut semuanya berdampak pada keterlambatan audit secara bersamaan.</p> Janice Audrey Kurniawan Yopie Chandra Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Corporate Social Responsibility, Financial Constraint, Manajemen Laba, Dan Firm Size Terhadap Ageresivitas Pajak Pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4542 <p>Penelitian ini menguji pengaruh CSR, <em>financial constraint</em>, manajemen laba, serta <em>firm size</em> terhadap agresivitas pajak di sektor <em>consumer non-cyclical</em> BEI (2021–2024). Berdasarkan regresi berganda atas 80 observasi (20 firm) menggunakan SPSS 25, hanya CSR yang terbukti mendorong peningkatan agresivitas pajak (0,048). Faktor <em>financial constraint</em> (0,617), manajemen laba (0,424), dan <em>firm size</em> (0,567) nyata tidak berpengaruh parsial, begitu pula saat keempatnya diuji serempak (sig. 0,300).</p> Sisca Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Umur Perusahaan, Leverage, Likuiditas, Capital Intensity, Ukuran Perusahaan Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Industri Dasar Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4597 <p>Peran pajak sangat krusial dalam menopang pendanaan pembangunan nasional, namun upaya perusahaan dalam meminimalkan beban pajak berpotensi memengaruhi penerimaan negara. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi praktik penghindaran pajak, meliputi umur perusahaan, <em>leverage</em>, likuiditas<em>, capital intensity</em>, ukuran perusahaan, serta pertumbuhan penjualan pada perusahaan manufaktur subsektor industri dasar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan data sekunder dan pendekatan seleksi bertujuan yang menghasilkan sampel sebanyak 28 perusahaan selama periode penelitian 4 tahun, dengan total 112 data sampel. Penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 untuk menilai serangkaian statistik deskriptif, serta heteroskedastisitas, multikolinearitas, autokorelasi, regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2), uji t, dan uji f. Hasil analisis empiris mengindikasikan bahwa secara parsial, umur perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (t-hitung = 0,258 &lt; t-tabel = 1,983); leverage menunjukkan pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (t-hitung = 3,508 &gt; t-tabel = 1,983); likuiditas tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak (t-hitung = 0,259 &lt; t-tabel = 1,983); capital intensity memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (t-hitung = 5,565 &gt; t-tabel = 1,983); ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak (t-hitung = 0,610 &lt; t-tabel = 1,983); serta pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak (t-hitung = 0,650 &lt; t-tabel = 1,983). Secara simultan, seluruh variabel independen—yaitu umur perusahaan, <em>leverage</em>, likuiditas, <em>capital intensity</em>, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan—memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak dengan nilai F-hitung = 9.025 &gt; F-tabel = 2,19.</p> Irvan Gulo Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Struktur Aktiva, Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4465 <p>Studi memiliki tujuan supaya bisa mengetahui apakah struktur modal perusahaan manufaktur di subsektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI di 2021–2024 dipengaruhi oleh profitabilitas, likuiditas, struktur aset, dan ukuran perusahaan. Ada 36 bisnis yang tercatat di BEI pada 2021 - 2024 ialah populasi studi ini. Pengambilan sampel dilaksanakan memakai teknik purposive sampling, dan 16 perusahaan sampel dipilih selama periode 4 tahun, sehingga total ukuran sampel menjadi 64. Dengan memakai alat analisis data, yakni SPSS 25 dan Microsoft Excel, studi ini memakai uji statistik deskriptif, asumsi klasik, koefisien determinasi, regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis. Menurut studi tersebut, struktur aset tidak mempunyai dampak yang nyata terhadap struktur modal, sedangkan profitabilitas dan likuiditas memiliki konsekuensi negatif dan substansial. Skala perusahaan memiliki dampak yang menguntungkan dan substansial. Struktur modal secara simultan sangat dipengaruhi oleh semua faktor, dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Dengan Adjusted R2 0,646, model tersebut menjelaskan 64,6% variasi, sedangkan variabel lain menjelaskan 35,4%.</p> William Yopie Chandra Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-24 2026-04-24 5 1 Pengaruh Fixed Asset Intensity, Inventory Intensity, Good Corporate Governance, Dan Corporate Social Resposibility Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Energi Sub Sektor Oil, Gas, & Coal Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4513 <p>Atensi yang meluas terhadap fenomena penghindaran pajak (<em>tax avoidance</em>) di lingkup industri energi, khususnya pada lini bisnis minyak, gas, dan batu bara, memicu urgensi dilakukannya evaluasi mendalam mengenai faktor-faktor determinasinya. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguji signifikansi <em>f</em><em>ixed </em><em>a</em><em>sset </em><em>i</em><em>ntensity</em>, <em>i</em><em>nventory </em><em>i</em><em>ntensity</em>, <em>g</em><em>ood </em><em>c</em><em>orporate </em><em>g</em><em>overnance</em>, serta corporate social <em>r</em><em>esponsibility</em> terhadap praktik tax <em>a</em><em>voidance</em> sepanjang periode 2021–2024. Melalui pendekatan kuantitatif, data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik purposive sampling menghasilkan 52 observasi dari 13 perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil menunjukkan bahwa <em>f</em><em>ixed </em><em>a</em><em>sset </em><em>i</em><em>ntensity</em> berpengaruh negatif signifikan dengan koefisien -0,461 (p = 0,001), <em>i</em><em>nventory </em><em>i</em><em>ntensity</em> berpengaruh negatif signifikan dengan koefisien -1,459 (p = 0,032), serta <em>c</em><em>orporate </em><em>s</em><em>ocial</em> <em>r</em><em>esponsibility</em> berpengaruh negatif signifikan dengan koefisien -0,327 (p = 0,009). Sebaliknya, <em>g</em><em>ood </em><em>c</em><em>orporate </em><em>g</em><em>overnance</em> berpengaruh positif signifikan dengan koefisien 0,590 (p = 0,027). Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 7,490 (p &lt; 0,001).</p> Monaria Siregar Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Audit Tenure, Solvabilitas, Ukuran Perusahaan dan Financial Distress terhadap Audit Delay pada Perusahaan Sub Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonezia Tahun 2022-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4539 <p>Keterlambatan audit menjadi ukuran krusial pada ketepatan pelaporan laporan keuangan pasca-pemeriksaan, sebab penundaan rilis laporan keuangan berpotensi mereduksi kegunaan data bagi para pihak terkait. Studi ini dirancang guna mengeksplorasi dampak dari Financial Distress, Ukuran Perusahaan, Audit Tenure, serta Solvabilitas terhadap keterlambatan audit pada entitas subsektor makanan-minuman yang tercatat di BEI sepanjang 2022–2024. Studi ini menerapkan pendekatan numerik. Informasi yang dimanfaatkan berupa data pendukung yang didapatkan dari neraca tahunan korporasi yang disebarluaskan via portal utama Bursa Efek Indonesia. Pendekatan pemilihan responden diterapkan melalui purposive sampling berdasarkan ketentuan yang sudah ditentukan. Pengolahan data dilakukan pakai regresi linear berganda via software SPSS edisi 27, dilengkapi pengujian asumsi klasik, uji simultan (uji F), koefisien determinasi, plus uji parsial (uji t). Temuan studi mengindikasikan bahwa Financial Distress tak memengaruhi keterlambatan audit, Ukuran Perusahaan memberi dampak negatif pada keterlambatan audit, Audit Tenure tak berdampak pada keterlambatan audit, serta Solvabilitas tak berimbas pada keterlambatan audit. Studi ini diantisipasi memberi sumbangan teoritis buat pengayaan kajian akuntansi, terutama soal keterlambatan audit, plus manfaat aplikatif bagi regulator, investor, auditor, serta korporasi dalam memperbaiki ketepatan rilis laporan keuangan.</p> Anastasia Novianti Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1 Pengaruh Likuiditas, Leverage¸ Profitabilitas, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2024 https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/ga/article/view/4582 <p>Penelitian ini mengkaji pengaruh likuiditas, <em>leverage</em>, profitabilitas, dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia. Penghindaran pajak diukur menggunakan ETR, sementara variabel independen meliputi likuiditas (CR), <em>leverage</em> (DER), profitabilitas (ROA), dan kepemilikan manajerial yang diukur dari proporsi saham manajemen. Data yang dipergunakan ialah data sekunder berbentuk laporan keuangan perusahaan selama periode penelitian, dengan metode analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 29.</p> <p>Temuan penelitian mengindikasikan, secara parsial likuiditas dan profitabilitas memengaruhi negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan <em>leverage</em> tidak memengaruhi signifikan. Sementara itu, kepemilikan manajerial terbukti memengaruhi signifikan terhadap penghindaran pajak, yang mencerminkan pentingnya peran tata kelola perusahaan. Secara simultan, seluruh variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sehingga mengindikasikan, kombinasi faktor keuangan dan mekanisme tata kelola berperan dalam menjelaskan praktik penghindaran pajak.</p> Ricky Copyright (c) 2026 Global Accounting 2026-04-23 2026-04-23 5 1