PENERAPAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DALAM PENGUJIAN PENERIMAAN SISTEM REKOMENDASI TEMPAT PENGEMBANGAN BAKAT

Penulis

  • Maysha Permata Putri Universitas Buddhi Dharma
  • Benny Daniawan Universitas Buddhi Dharma

Kata Kunci:

Pengembangan Bakat, Sistem Rekomendasi, Technology Acceptance Model

Abstrak

Perkembangan teknologi digital menyebabkan meningkatnya penggunaan gawai di kalangan anak-anak, mengakibatkan penurunan minat terhadap aktivitas fisik maupun sosial yang produktif. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI, 2020), menyatakan lebih dari 71,3% anak usia sekolah memainkan gawai dengan porsi cukup lama dalam sehari. Kondisi ini mendorong perlunya upaya pengalihan perhatian anak-anak ke aktivitas yang lebih bermanfaat, salah satunya melalui pengembangan bakat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerimaan pengguna terhadap sistem rekomendasi tempat pengembangan bakat berbasis website yang dilengkapi metode Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering, menggunakan metode pengujian Technology Acceptance Model (TAM). Pengujian TAM yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 5 variabel, dan melibatkan 146 responden, dengan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variabel Perceived Usefulness (PU) dipengaruhi oleh variabel Perceived Ease of Use (PEOU) sebesar 59,5%, variabel Behavioral Intention to Use (BITU) dipengaruhi oleh variabel Perceived Usefulness (PU) dan variabel Attitude Toward Using (ATU) sebesar 72,7%, variabel Attitude Toward Using (ATU) dipengaruhi oleh variabel Perceived Usefulness (PU) dan Perceived Ease of Use (PEOU) sebesar 70,4%, serta variabel Actual System Use (ASU) dipengaruhi oleh variabel Behavioral Intention to Use (BITU) sebesar 63,1%. Selain itu semua hipotesis dapat diterima, karena setiap nilai t-statistic yang didapat > nilai t-table, sebesar 1.977 serta setiap p-value < 0.05.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-09