USULAN PERBAIKAN KECACATAN PRODUK KASUR BUSA MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT INOAC SINAR MAJU
Kata Kunci:
DMAIC, Six Sigma, kasur busa, kecacatan produk, pengendalian kualitas.Abstrak
Dalam industri manufaktur yang kompetitif, kualitas produk menjadi faktor kunci
dalam menjaga kepuasan pelanggan dan daya saing pasar. PT Inoac Sinar Maju
sebagai produsen kasur busa menghadapi permasalahan kecacatan produk yang
berdampak pada mutu dan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis tingkat dan jenis kecacatan pada produk kasur busa jenis Safir dan
Ruby, mengidentifikasi penyebab utama kecacatan, serta memberikan usulan
perbaikan untuk meningkatkan kualitas produksi. Metode yang digunakan adalah
Six Sigma dengan pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, Control
(DMAIC) Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara selama April 2025
dan dianalisis menggunakan alat bantu statistik seperti p-chart, DPMO, diagram
Pareto, dan diagram Fishbone. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis kecacatan
dominan, yaitu garis-garis di bagian tengah, lubang kecil di bagian depan, dan
pola kotak bergaris di pinggir, dengan total 295 unit cacat dari 2.115 potongan
produksi. Usulan perbaikan dirancang menggunakan pendekatan 5W+1H dan
dilanjutkan dengan strategi pengendalian mutu berkelanjutan. Kesimpulannya,
Penerapan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC dalam penelitian ini
berperan sebagai alat analisis untuk mengidentifikasi jenis kecacatan produk,
mengukur tingkat kecacatan, serta mengetahui penyebab utamanya. Hasil analisis
menjadi dasar penting untuk merumuskan usulan perbaikan dan strategi
mempertahankan pengendalian mutu.