USULAN PERBAIKAN KUALITAS KABEL HST MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT ANUGRAH PRIMA PERDANA
Kata Kunci:
Six Sigma, DMAIC, Kabel HST, Defect, DPMOAbstrak
Dalam Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk kabel High Speed Transmission (HST) di PT Anugrah Prima Perdana dengan menggunakan pendekatan Six Sigma melalui metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah tingginya tingkat kecacatan pada produk kabel HST, seperti cacat pelapisan dan kerusakan fisik kabel, yang berpotensi menurunkan daya saing perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi proses produksi periode Januari 2025. Hasil analisis menggunakan diagram Pareto dan fishbone menunjukkan bahwa penyebab utama kecacatan berasal dari faktor manusia, mesin, dan material. Upaya perbaikan dilakukan dengan metode SIPOC, CTQ, Pareto, Diagram sebab akibat dan analisis FMEA untuk merancang solusi yang konkret, seperti peningkatan SOP, pelatihan operator, dan pemeliharaan mesin. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan nilai DPMO dan peningkatan level sigma. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Six Sigma efektif dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi tingkat kecacatan produk kabel, serta meningkatkan kualitas dan efisiensi proses produksi perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengurangi cacat produksi kabel High Speed Transmission (HST) di PT Anugrah Prima Perdana menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC. Dari 558 drum produksi Januari 2025, terdapat 10 drum cacat (DPMO 1.851; sigma 2,491). Cacat utama adalah kerusakan pelapisan (70%). Melalui SIPOC, CTQ, Pareto, dan diagram sebab-akibat, ditemukan akar masalah pada kerusakan mesin dan suhu pelapisan yang tidak stabil. Rekomendasi perbaikan mencakup pemeliharaan mesin, peningkatan pengawasan proses, dan pelatihan operator untuk menekan cacat dan meningkatkan kualitas produksi.