SISTEM MONITORING KONSUMSI ENERGI LISTRIK BANGUNAN BERTINGKAT TIGA FASA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)

Authors

  • Muhamad Johan Universitas Buddhi Dharma
  • Junaidi Akbar Universitas Buddhi Dharma

Keywords:

Energi, Listrik, Internet of Things, Monitoring, Tiga Fasa

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pengembangan sistem monitoring energi listrik yang efektif dan real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring energi listrik tiga fasa berbasis IoT menggunakan sensor PZEM-004T, microcontroller ESP32, dan platform web aplikasi untuk memvisualisasikan parameter listrik secara komprehensif. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dengan sensor PZEM-004T untuk setiap fasa, pemrograman ESP32 melalui Arduino IDE, dan pengujian sistem di salah satu ruangan Hemodialisa Gedung Rumah Sakit Karang Tengah Medika. Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil melakukan monitoring secara real-time dengan tingkat akurasi 99,55% dan margin error 0,45%. Sistem mampu mendeteksi ketidakseimbangan beban mencapai 79,31% pada kondisi Luar Waktu Beban Puncak (LWBP) dan 28,39% pada Waktu Beban Puncak (WBP), serta faktor daya berkisar 0,97-0,99. Total konsumsi energi selama satu bulan pemakaian tercatat 1936.15 kWh dengan estimasi biaya Rp 2.157.148. Implementasi ini memberikan kemudahan dalam pengawasan konsumsi energi melalui dashboard yang dapat diakses secara remote, memungkinkan deteksi dini terhadap anomali kelistrikan, dan menyediakan data secara akurat sebagai analisis pola konsumsi. Dengan demikian sistem monitoring ini terbukti efektif untuk pemantauan parameter kelistrikan secara akurat dan dapat menjadi dasar pengelolaan energi yang lebih efisien sebagai sarana penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi tenaga listrik fasilitas kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2306/Menkes/Per/XI/2011 tentang Persyaratan Teknis Prasarana Instalasi Listrik Rumah Sakit. Aspek utama dalam peraturan tersebut mendorong fasilitas kesehatan untuk melakukan efisiensi dalam rangka manajemen sarana dan prasarana, yang secara umum diatur dalam kebijakan efisiensi energi nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-01-07